Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknologi Mampu Ciptakan Bibit Tanaman Perkebunan yang Baik

📅 Senin, 12 Agu 2024, 00:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teknologi Mampu Ciptakan Bibit Tanaman Perkebunan yang Baik Doc: ANTARA/ M. Sahbainy Nasution
Ket. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (kiri) meninjau Laboratorium Kantor Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Sumatera Utara, Minggu (11/8/2024).

Medan - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan teknologi milik Kementerian Pertanian mampu menciptakan bibit tanaman perkebunan yang baik.

"Bahwa Kementerian Pertanian mampu secara teknologi, jadi tinggal edukasi kepara petani yang menanam seperti sawit, karet," ujar Wamentan Sudaryono di Kantor Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Minggu.

Agar para petani perkebunan tersebut mendapatkan informasi dan akses yang sesuai dalam mencari bibit yang baik dan memuaskan dalam produktivitas.

Karena, Wamentan mengatakan banyak yang ditemui menjual bibit palsu. "Ini sangat disayangkan, misalkan pafa petani sawit yang mendapatkan bibit tersebut, bisa merugi sampai 30 tahun lamanya,".

Oleh karena itu, Sudaryono mengatakan yang menjual bibit palsu tersebut seperti dijual di daring sudah dilakukantake down, dan dilaporkan ke kepolisian untuk dilakukan proses hukum karena hal itu merupakan tindakan kejahatan.

"Oleh karena itu, kami mengimbau ke para petani baik sawit, komoditas lainnya agar membeli bibit yang telah bersertifikat karena menentukan hasil yang ditanam," kata Sudaryono.

Kepala BBPPTP Medan Baginda Siagian menambahkan pihaknya memiliki laboratorium integrasi, uji mutu, kultur jaringan dan Deuxyribo Nucleic Acid (DNA). Terkait DNA, katanya masih fokus pada tanaman terutama pada sawit.

Baginda melanjutkan fokus tersebut untuk mencari bibit sawit yang unggul agar mendapatkan hasil produktivitas petani dengan peningkatan mencapai 40 persen.

"Kami mengimbau ke para petani agar membeli benih yang bersertifikat untuk produktivitas yang baik," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.