Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Runner Up Kualifikasi Piala Dunia Kriket U-19

📅 Senin, 12 Agu 2024, 21:29 WIB | Oleh:
Indonesia Runner Up Kualifikasi Piala Dunia Kriket U-19 Doc: antara

Tim nasional Kriket Indonesia U-19 runner up Kualifikasi Piala Dunia Kriket U-19 2025 divisi 2 wilayah Asia Timur-Pasifik yang diadakan di Samoa dari 6 hingga 10 Agustus.

Mereka menghadapi lawan-lawan tangguh dari Pasifik, seperti Papua Nugini, Vanuatu, dan tuan rumah Samoa.

"Hasil ini merupakan yang terbaik bagi Timnas U 19 Putra dalam sejarah kriket Indonesia, sekaligus menunjukkan program pembinaan berjalan dengan baik," kata Ketua Umum Persatuan Kriket Indonesia Abhiram Singh Yaday kepada pewarta di Jakarta pada Senin.

Pelatih Indonesia U-19 Akash Ferdinandz menilai pengalaman yang diperoleh dari turnamen ini sangat berharga bagi masa depan kriket Indonesia.

"Dengan terus fokus memperkuat unit batting dan bowling, Indonesia berpeluang menjadi kekuatan yang semakin diperhitungkan di panggung kriket global," kata Akash.

Sekjen PCI Albert Tangkudung menilai hasil yang cukup memuaskan ini menunjukkan Indonesia menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan.



"Dengan tim muda yang penuh potensi, masa depan kriket Indonesia tampak cerah, dan Timnas Kricket U 19 Indonesia jelas akan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di tahun-tahun mendatang," kata Albert.

Pencapaian ini juga menjadi tonggak penting bagi Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI) bahwa Indonesia bisa bersaing di level tinggi.

Pertandingan pertama Indonesia adalah melawan Papua Nugini pada 6 Agustus. Indonesia kalah 171/4 dalam 37,5 over, dengan selisih 6 wicket.

Indonesia kemudian bangkit mengalahkan Samoa pada 7 Agustus 2024 dengan skor 147 dalam 35,1 over. Indonesia menang 3 wicket setelah mencetak 148/7 dalam 48,1 over.

Kemenangan ini menyuntik moral tim untuk menjaga harapan terus melaju dalam turnamen itu.

Indonesia menunjukkan kemampuan bowling yang luar biasa dengan berhasil menyingkirkan Vanuatu dengan skor 67/7 dalam 24,4 over.



Kemenangan dramatis itu mengantarkan Indonesia ke final untuk kembali menghadapi Papua Nugini.

Meski berjuang keras, Indonesia menyerah pada 48,5 over, kalah dengan selisih run yang sulit dikejar.

Beberapa pemain Indonesia tampil menonjol sepanjang turnamen ini. Pemukul I Gede Teguh Pran dan Made Rama Yudadip masing-masing mencetak 103 run. Mereka menjadi pilar penting saat Indonesia mengalahkan Vanuatu dan Samoa.

Bowler Erianto Mangopo muncul sebagai salah satu pemain terbaik dalam turnamen ini dengan torehan 10 wicket dan peringkat keempat dengan 566 poin.

Performa gemilang Erianto saat memimpin serangan bowling melawan Vanuatu menjadi salah satu momen kunci perjalanan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.