Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Bandarlampung Edukasi Politik Pilkada Calon Tunggal

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Bandarlampung Edukasi Politik Pilkada Calon Tunggal Doc: ANTARA/Dian Hadiyatna
Ket. Arsip: Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triyadi saat dimintai keterangan.

BANDARLAMPUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung lebih mengoptimalkan edukasi dan literasi politik serta sosialisasi pendidikan pemilih, apabila Pilkada Bandarlampung November 2024 hanya ada calon tunggal.

"Kami mengedukasi, literasi, sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat apabila hanya ada satu pasangan calon kepala daerah pada pilkada nanti, karena ini pasti ada dampak terkait partisipasi," kata Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triyadi di Bandarlampung, Jumat (9/8).

Menurutnya, calon tunggal di Pilkada 2024 Bandarlampung akan berdampak terhadap jumlah pengguna hak pilih pada hari pemungutan suara, sehingga edukasi dan literasi politik masyarakat harus ditingkatkan.

"Kalau melihat pemberitaan di media massa ada potensi Pilkada Bandarlampung calon tunggal. Jika memang fenomena calon tunggal terjadi, kami, penyelenggara harus tetap menjalankan tahapan," kata dia.

Dosen Hukum Administrasi Negara FH Universitas Lampung Satria Prayoga mengatakan bahwa fenomena kotak kosong sudah sering terjadi bukan hanya di Pemilu 2020 tetapi di pemilu sebelumnya juga ada hal serupa.

"Kemudian apabila di Lampung dan Kota Bandarlampung adanya fenomena kotak kosong itu bukan juga ada kemunduran demokrasi. Tetapi kurangnya peran partai politik untuk memunculkan kader-kader pemimpin di daerah," kata dia.

Ia mengatakan bahwa parpol sangat realistis dalam berpikirnya, oleh karenanya mereka akan memberikan rekomendasi kepada calon-calon yang memiliki potensi untuk menang. "Mereka berpikir realistis, kalau memang ada calon yang muncul dan tidak memiliki potensi menang maka mereka enggan mendukungnya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.