Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hanguskan Puluhan Hektare Hutan Produksi di Lombok Timur

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Hanguskan Puluhan Hektare Hutan Produksi di Lombok Timur Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Lombok Timur
Ket. Kawasan hutan produksi di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB yang terbakar, Jumat (09/08/2024).

MATARAM - Polsek Sambelia, Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menyatakan, mereka tengah menyelidiki penyebab kebakaran puluhan hektare kawasan hutan produksi di wilayah Kecamatan Sambelia.

"Penyebab kebakaran masih sedang kami lidik, tapi sudah bisa dipadamkan," kata Kepala Polsek Sambelia, Iptu Fathul Munir, di Mataram, Sabtu (10/8).

Puluhan hektare hutan produksi yang dikelola PT Sadhana Arifnusa di Desa Padak Goar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur terbakar, Jumat petang (9/8).

"Kebakaran terjadi di hutan RTK 1 Gunung Rinjani HPP33,34 dengan titik koordinat X : 467001-Y : 9070513 yang dikelola PT Sadhana Arifnusa,," katanya.

Dalam kasus kebakaran itu, api bisa dipadamkan sekitar pukul 19.00 WITA, setelah petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi pemadaman dibantu polisi, TNI, personel RPH Sambelia.

"Selain kawasan hutan, lahan milik masyarakat mengalami kebakaran," katanya.

Ia mengatakan, meski jarak lokasi kebakaran dengan pemukiman penduduk sangat dekat, kebakaran tidak meluas ke permukiman, karena api cepat dipadamkan.

Kasus kebakaran lahan produktif pertama kali diketahui oleh penjaga lahan milik PT Sadhana Arifnusa dan langsung melaporkan secara berjenjang.

Atas laporan itu petugas langsung turun ke TKP dan melakukan pemadaman dibantu petugas penjaga lahan, TNI, dan masyarakat

Sebelum petugas Damkar datang, tim melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya, apalagi kondisi lahan dengan dipenuhi semak-semak."Api semakin besar dan meluas karena angin kencang," katanya.

Api berhasil dipadamkan setelah tiga unit pemadaman kebakaran milik pemerintah daerah diterjunkan. "Tidak ada korban dalam musibah tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.