Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanamkan Nilai Antikorupsi ke Pelajar

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tanamkan Nilai Antikorupsi ke Pelajar Doc: ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Pusat
Ket. Inspektur Pembantu Kota Administrasi Jakarta Pusat Rianta Widya Amalia mengedukasi nilai-nilai anti korupsi ke seratus siswa SMK Negeri 39 Jalan Cempaka Putih Tengah VI, RT 05/05, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).

JAKARTA - Nilai-nilai antikorupsi terus ditanamkan kepada para pelajar oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat, antara lain siswa SMK Negeri 39, Jalan Cempaka Putih Tengah VI, Cempaka Putih. "Sebanyak 100 siswa diedukasi nilai-nilai antikorupsi," jelas Inspektur Pembantu Jakarta Pusat, Rianta Widya Amalia, Kamis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sistem Ajar Pendidikan Antikorupsi (SAPA) Inspektorat Provinsi DKI Jakarta. Rianta menyebutkan, proses pengajaran menitikberatkan kepada pengembangan karakter diri para siswa. Karena itu, pengajaran dilakukan dengan membangun empati para siswa peserta kegiatan.

"Jadi, saya sentuh dari hatinya. Kita bangun nilai luhur antikorupsi dan pendidikan di rumah. Pastikan lingkungan rumah baik agar sedari dini tercipta karakter yang baik," ujar Rianta.

Kegiatan ini nantinya tidak hanya berhenti dalam pemberian materi pelajaran saja. Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan mengimplementasikan antikorupsi keseharian siswa. Rianta akan menginisiasi pembuatan kantin kejujuran sekolah. Tujuannya, melatih siswa memiliki integritas kejujuran.

Selain itu, juga dibentuk duta antikorupsi yang akan mengikuti bimbingan teknis dari Komisi Pemberantasan Korupsi. "Dari bimtek diharapkan para siswa memiliki rencana aksi dari diri masing-masing. Lalu, nanti ditularkan kepada teman-teman," tegas Rianta.

Kepala SMK Negeri 39 Jakarta,Rugiyanto, menambahkan, sebanyak 100 siswa yang mengikuti kegiatanpendidikan antikorupsi berasal dari kelas X dan XI. Penyampaian materi pendidikan pun dinilai dapat memperkuat norma agama dan karakter siswa untuk takut akan Tuhan.

"Kami sangat menyambut baik inisiasi pembuatan kantin kejujuran. Ini akan melatih siswa memupuk sifat jujur mereka sedari dini," tambahnya Rugiyanto.

PemkotJakarta Pusat juga telah memberikan materi pencegahan korupsi di sekolah-sekolah termasuk SMA Negeri 5 Kemayoran sebagai upaya memperkuat karakter untuk mencegah korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.