Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Kios Hangus Terbakar di Kawasan Objek Wisata Laut Sukabumi

24 Jumat, 09 Agu 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejumlah Kios Hangus Terbakar di Kawasan Objek Wisata Laut Sukabumi Sejumlah Kios Hangus Terbakar di Kawasan Objek Wisata Laut Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Kebakaran menghanguskan sejumlah kios di Jalan Raya Bagbagan, RT 02/01, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (8/8/2024).

Sukabumi - Sejumlah kios yang berada di sekitar kawasan objek wisata laut selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Jalan Raya Bagbagan nyaris rata dengan tanah akibat kebakaan yang terjadi pada Kamis sekitar pukul 19:00 WIB.

"Kami masih melakukan pendataan terhadap jumlah kios yang berada di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu yang hangus terbakar pada peristiwa kebakaran tersebut," kata Kepala Desa Jayanti Nandang di Sukabumi, Kamis.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios ini berawal saat pemilik kios BRI Link yang juga menjual bahan bakar minyak (BBM) eceran tengah menuangkan BBM ke dalam botol air minum dalam kemasan.

Saat sedang menuangkan BBM tersebut api tiba-tiba menyambar dan sekitar membakar kios BBM eceran. Karena banyak terdapat BBM, api pun dengan cepat menjalar ke kios lainnya.

Warga yang melihat kejadian itu langsung membantu memadamkan api dengan alat seadanya seperti menyiram dengan air dan menutup api dengan karung basah, namun sayangnya upaya mereka tidak berhasil.

Beberapa menit kemudian tiba truk pemadam kebakaran dari Pos Palabuhanratu yang langsung menyemprotkan air ke kios yang tengah terbakar. Petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga baru bisa memadamkan api sekitar 40 menit kemudian atau sekitar pukul 19:40 WIB.

Nandang mengatakan pada peristiwa ini tidak menimbulkan jatuhnya korban luka maupun jiwa, diduga kebakaran ini dipicu api yang menyambar kios BBM eceran di mana sebelum kejadian pemilik kios tengah menuangkan BBM ke botol air minum dalam kemasan.

Untuk kerugian akibat kejadian ini masih dalam penghitungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi. Selain itu, pihak kepolisian dari Polsek Palabuhanratu pun masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk pemilik kios.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.