Kemenkumham: Duta Anti Stunting Tingkatkan Pelayanan Pemasyarakatan

Jumat, 09 Agu 2024, 15:00 WIB

JAKARTA - Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI Reynhard Silitonga mengatakan Duta Anti StuntingPemasyarakatan merupakan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ditandai dengan penurunan angkastunting(tengkes) pada anak bawaan di lapas atau rutan.

Ia menyebutkan pada 2020, tercatat sebanyak empat orang atau 14,29 persen dari 28 anak bawaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan terindikasistunting, sehingga wajib menjadi perhatian bersama mengingat proses terjadinya kasus pada anak bawaan tidak terjadi dalam jangka pendek.

"Kasusstuntingini berawal dari kondisi kesehatan perempuan dalam jangka panjang, yaitu sejak sebelum hamil, kondisi hamil, dan melahirkan anak," ujar Reynhard dalam acara Pengukuhan Duta AntiStuntingPemasyarakatan di Tangerang, Banten, Kamis (8/8), seperti dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Maka dari itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham RI mengukuhkan Ketua Umum Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS).Anna Reynhard sebagai Duta AntiStuntingPemasyarakatan.

Dia menjelaskan secara umum, tugas Duta AntiStuntingPemasyarakatan meliputi meresmikan dan melakukan sosialisasi layanan kesehatan di Posyandu Ibu dan Balita Berdikari di lingkungan pemasyarakatan.

"Tugas lain Duta AntiStuntingPemasyarakatan, yakni mempromosikan pencegahanstuntingdan hidup sehat melalui penerapan pedoman gizi seimbang di lingkungan pemasyarakatan," ujarnya.

Dia menyebutkan sejak tahun 2021, Ditjenpas telah melakukan beberapa upaya untuk menurunkanstunting, antara lain membangun aplikasiSimonev BAMA(sistem monitoring dan evaluasi bahan makanan) Kemenkumham untuk penguatan pengawasan pemberian layanan makanan bagi tahanan, anak, anak binaan, dan narapidana.

Kemudian, dia mengimbau UPT Pemasyarakatan untuk memiliki sertifikat laik higiene sanitasi dengan hasil sebanyak 527 UPT Pemasyarakatan telah tersertifikasi serta membangun layanan posyandu ibu dan balita di lingkungan pemasyarakatan.

Reynhard mengungkapkan pada Maret 2024 telah dilakukan pengukuran status gizi dengan hasil dari 88 anak bawaan terdapat tiga orang atau 3,4 persen terindikasistunting.

"Jika dibandingkan dengan data indikasistuntingtahun 2020-2024, ada penurunan angka stunting sebanyak 10,89 persen di lingkungan pemasyarakatan," tuturnya.

Kendati demikian, dia menegaskan upaya Ditjenpas dalam menurunkan angkastuntingmembutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk dari PIPAS.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi Ketua PIPAS dan pengurus yang telah bersedia membantu Ditjenpas dengan menjadi Duta AntiStuntingPemasyarakatan.

"Saya berharap dengan adanya dukungan dari PIPAS mampu mewujudkanzero stuntingdi lingkungan pemasyarakatan pada 2045, sejalan dengan visi dan misi Presiden RI," ucap Reynhard.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Ingatkan Masyarakat Dampak Perubahan Cuaca hingga Gangguan Jarak Pandang di Beberapa Daerah

Serie A Italia: Inter Milan dan Para Pesaing Scudetto Bertekad Lanjutkan Awal Sempurna

Liga Champions: PSG Jumpa Lawan Berat, Hadapi Barcelona, Manchester City dan Aston Villa

Beberapa CCTV di Jakarta Dirusak saat Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Makin Waswas

Titik Temu Masa Lalu dan Masa Kini

Hasil Undian Liga Champions, Tim-tim Besar Saling Bertemu

Seleksi Khusus Kepala Desa, Pemkab Bekasi Tekankan Aspek Objektif

Carabao Cup: Chelsea ke Putaran Tiga setelah Kalahkan Luton Town 2-0

BMKG Prakirakan Sejumlah Kota Besar pada Jumat (28/8) Hujan dan Diselimuti Kabut Asap

Candi Muara Takus, Jejak Kehidupan Sriwijaya di Tepi Sungai Kampar

Pemprov Sulut Targetkan Inklusi Keuangan 95,11 Persen Tahun 2030

Arsenal Dapat Angin Segar dalam Perburuan Julian Alvarez, Transfer 2,77 Triliun Rupiah Terbuka

Bursa Transfer: Berstatus Bebas Transfer, Leon Goretzka Resmi Gabung Aston Villa

Hasil Liga Conference: Ajax Lolos ke Fse Grup Usai Taklukkan Sion 5-3, Maarten Paes Dicadangkan

Gebrakan Pramac Yamaha, Izan Guevara Resmi Kunci Tiket Emas MotoGP 2027

Urai Kemacetan di Simpang PDAM, Pemkab Bogor Bakal Bangun Terowongan

Perpanjang SIM Jadi Lebih Mudah, Layanan SIM Keliling Tersedia di Beberapa Lokasi Ini

Bundesliga Jerman: Bayern Siap Pertahankan Gelar, Schalke Kembali ke Panggung Utama

Amorim Ingin Lanjutkan Awal yang Baik di Milan

Tembus Pasar China dan Jepang, Beras Porang Madiun Bikin Geger Apkasi Otonomi Expo 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.