Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kado Indah Veddriq Leonardo sebagai Perawat Tradisi Emas Olimpiade

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 11:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kado Indah Veddriq Leonardo sebagai Perawat Tradisi Emas Olimpiade Doc: antarafoto
Ket. Veddriq Leonardo

PARIS - Untuk pertama kali sejak Olimpiade Barcelona 1992, lagu kebangsaan "Indonesia Raya" tidak dinyanyikan di arena bulu tangkis, setelah Veddriq Leonardo dikalungi medali emas Olimpiade Paris 2024 karena menjadi yang terbaik dalam panjat tebing nomor speed putra.

Merah Putih bahkan terkerek sampai puncak tiang, dengan diapit oleh bendera dua adidaya dunia yang bersaing di semua hal termasuk olahraga dan Olimpiade Paris 2024 ini, yakni Amerika Serikat dan China.

Itu sungguh pemandangan langka yang baru terjadi dalam arena Olimpiade.

Merah Putih terkerek sampai puncak tiang, dengan diapit "Star-Spangled Banner"-nya Amerika Serikat dan "Wu Xing Hong Qi"-nya China setelah Veddriq menjadi atlet lebih berhasil ketimbang atlet Amerika Serikat, Samuel Watson, dan Wu Feng yang diutus China.

Veddriq menyabet medali emas setelah mengalahkan Wu Feng dalam final speed putra pada Kamis malam di di Le Bourget Sport Climbing Venue di Le Bourget, Paris, sedangkan Watson meraih perunggu setelah mengalahkan Reza Alipour Shenazandifard dari Iran dalam perebutan tempat ketiga.

Sebelum itu, Veddriq menyisihkan Reza Alipour dalam semifinal, setelah finis lebih cepat pada 4,78 detik, guna bertemu Wu Feng yang mengalahkan Watson dalam semifinal lainnya.

Veddriq mencatat kemenangan pamungkas setelah menyentuh papan finis elektronik lebih cepat pada 4,75 detik atau hanya 0,01 detik di bawah rekor dunia yang diciptakan Watson dalam perebutan perunggu.

Watson bisa dibilang lawan yang paling potensial menjegal Veddriq dalam merebut emas Olimpiade 2024 walau keduanya tak pernah satu pacuan selama Olimpiade di Paris ini.

Atlet Amerika Serikat itu tampil angker karena mencatat waktu-waktu terbaik yang di antaranya di atas Veddriq. Dia juga memecahkan rekor dunia speed putra, dalam babak penyisihan, yang diulanginya pada laga perebutan medali perunggu.

Watson memperoleh medali perunggu setelah mengalahkan Reza Alipour dengan waktu 4,74 detik, yang merupakan rekor dunia yang baru, sekaligus rekor Olimpiade yang baru.

Total, selama Olimpiade Paris 2024, terjadi dua kali pemecahan rekor dunia dan tiga kali pemecahan rekor Olimpiade.

Watson dua kali memecahkan rekor dunia. Pertama, pada babak kualifikasi yang memperbaiki waktunya sendiri yang dia ciptakan pada 12 April ketika memecahkan rekor dunia yang saat itu dipegang Veddriq.

Veddriq sendiri sekali memecahkan rekor Olimpiade selama lomba Olimpiade Paris 2024, tapi Watson dua kali melampaui catatan Veddriq itu.

Veddriq boleh saja tak sesering Watson dalam memecahkan rekor, tapi dia satu-satunya atlet yang konsisten mencatat waktu panjat yang selalu di bawah lima detik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.