Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Sebut Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk yang Langgar Jam Operasional

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dishub Sebut Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk yang Langgar Jam Operasional Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebutkantruk khusus tambang yang melindas dua pelajar hingga tewas di Desa Sukasari, Rumpin, telah melanggar aturan jam operasional.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih di Cibinong, Kamis, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (07/08/2024) pukul 13.00 WIB atau di luar jam operasional truk tambang yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Bogor.

"Truk itu melanggar aturan jam operasional. Tapi ranahnya itu (untuk penanganan peristiwa) ada di kepolisian," katanya.

Pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2023 tentang Pembatasan Jam Operasional Truk Angkutan Khusus Tambang, truk tambang hanya dapat melintas pada pukul 20.00 - 05.00 WIB.

Dadang pun menyesalkan hal tersebut. Terlebih peristiwa itu terjadi saat truk tidak boleh beroperasi.

Akibat kecelakaan maut itu, Dadang mengaku akan mengevaluasi seluruh anggotanya yang berjaga di jalur tersebut.

Sementara, Kapolsek Rumpin AKBP Sumijo menjelaskan kecelakaan terjadi saat truk tronton bernomor polisi B-9431-CYT, yang dikemudikan oleh Pendidengan kernet Abdul Waliyudin, melaju dari arah Batu Jajar, Kecamatan Cigudeg, menuju PT Lotus untuk mengambil bahan material.

Namun saat itu, truk tersebut dihentikan oleh enam pelajar di depan sekolah Mathlaul Anwar, Desa Sukasari, yang meminta tumpangan.

"Dua korban, Febriansyah dan Jeo Aban Noval, menumpang di bagian depan truk," ujar Sumijo.

Tragisnya, saat truk melaju di Jalan Raya Ciaul, kedua pelajar tersebut terjatuh dan terlindas ban truk, yang menyebabkan luka parah di bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat.

Polisi yang tiba di lokasi segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan mencatat keterangan saksi. Kedua korban segera dibawa ke rumah sakit terdekat, namun nyawa mereka tidak dapat diselamatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.