Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Neuralink Berhasil Menanam Chipnya pada Otak Pasien Kedua

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 19:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Neuralink Berhasil Menanam Chipnya pada Otak Pasien Kedua Doc: Istimewa

JAKARTA - Neuralink, perusahaan neuroteknologi milik Elon Musk, telah berhasil menanam chip buatannya pada otak pasien kedua sebagai bagian dari pengujian awal pada manusia, tetapi belum mengungkapkan kapan operasi dilakukan dan siapa pasiennya.

Menurut siaran Engadget pada Senin (5/8), Elon Musk menyampaikan kabar mengenai penanaman chip pada otak pasien kedua dalam siniar bersama Lex Fridman pada Sabtu (3/8).

Dia mengatakan bahwa 400 dari 1.024 elektroda yang dipasang pada otak pasien kedua berfungsi dengan baik. Menurut dia, pengujian terlihat berjalan sangat baik.

"Terdapat banyak sinyal, banyak elektroda. Ini bekerja dengan sangat baik," kata dia.

Penanaman chip otak dari Neuralink memungkinkan pasien dengan cedera tulang belakang melakukan aktivitas seperti bermain gim, menggunakan internet, dan mengendalikan perangkat elektronik menggunakan pikiran mereka saja.

Perusahaan pada Mei mengumumkan sudah menerima aplikasi untuk peserta kedua dalam uji coba implan otak menyusul persetujuan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat.

Nolan Arbaugh, pasien pertama yang mendapat implan dari Neuralink, menyebut operasi pemasangan chip otak "sangat mudah".

Dalam sebuah demonstrasi, perusahaan menunjukkan bagaimana Arbaugh dapat menggerakkan kursor di layar laptop, menghentikan pemutaran musik di layar perangkat, serta bermain catur dan gim Civilization VI.

Arbaugh berpartisipasi dalam siniar dengan Elon Musk dan Lex Fridman. Dia mengatakan bahwa perangkat yang dipasang pada otaknya memungkinkan dia membuat apa saja terjadi di layar komputer hanya dengan memikirkannya dan membantu mengurangi ketergantungannya pada pengasuh.

Chip yang ditanam pada otak Arbaugh sempat mengalami masalah setelah proses operasi. Kabel kecil implannya tertarik sehingga elektroda kehilangan sebagian besar kemampuan mengukur sinyal otak.

Neuralink telah mengatasi masalah itu dengan melakukan modifikasi algoritma agar implan lebih sensitif.

Perusahaan menyatakan bahwa dalam prosedur implan kedua, mereka akan menempatkan benang implan lebih dalam ke dalam otak pasien untuk mencegahnya bergerak seperti yang terjadi pada kasus Arbaugh.

Terlepas dari masalah-masalah yang muncul, perusahaan menyatakan bahwa sudah ada seribu lebih sukarelawan yang ingin berpartisipasi dalam pengujian yang kedua.

Elon Musk berharap Neuralink bisa menanamkan chip otak kepada delapan pasien lagi hingga akhir tahun 2024. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.