Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasto Sebut Peristiwa Kudatuli Tonggak Reformasi

📅 Senin, 05 Agu 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasto Sebut Peristiwa Kudatuli Tonggak Reformasi Doc: ANTARA/HO-PDIP
Ket. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam acara wayangan dengan lakon ‘Sumatri Ngenger’ di Masjid At Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8).

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau Kudatuli dapat dipahami sebagai semangat juang bagaimana keyakinan dalam politik yang diajarkan Soekarno, serta dukungan kekuatan arus bawah menghadapi pemerintahan Orde Baru yang otoriter.

"(Kudatuli) menjadi tonggak yang sangat penting bagi reformasi di Republik ini," kata Hasto dalam acara wayangan dengan lakon 'Sumatri Ngenger' di Masjid At Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8) malam.

Politisi asal Yogyakarta ini mengungkapkan bahwa peringatan 27 Juli ini rangkaiannya sangat lengkap.

Walaupun digelar sama dengan 9 tahun lalu dan dirayakan terus-menerus di kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, akan tetapi semangat perjuangan untuk setia pada konstitusi, demokrasi,dan ajaran-ajaran Bung Karno tidak akan pernah berubah.

"Justru ketika serangan yang otoriter ditujukan kepada kita, semangat perjuangan kita itu terus menyala-nyala," jelasnya.

Untuk diketahui, dalang dalam pertunjukan wayang ini adalah Ki Warseno Slank.

Hasto Kristiyanto tampak didampingi oleh Ketua DPP PDIP Rano Karno, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono dan Wakil Bendahara Umum PDIP Yuke Yurike.

Hadir pula senior Partai Emir Moeis serta Dubes Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi.

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri juga ikut menyaksikan pertunjukan wayang melalui daring.

Ratusan masyarakat sekitar Lenteng Agung pun juga begitu antusias ingin menyaksikan gelaran wayangan tersebut. Mulai dari bapak, ibu, dan anak-anak tampak antusias memenuhi bangku pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.