Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desainer Asing Ambil Bagian dalam JF3

📅 Senin, 05 Agu 2024, 03:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Desainer Asing Ambil Bagian dalam JF3 Doc: ANTARA/Achmad Irfan
Ket. Terry Yeo (kiri) desainer dari Singapura sedang memberikan penjelasan mengenai koleksi yang akan ditampilkan di JF3 Fashion Festival 2024 di Tangerang, Sabtu (3/8).

TANGERANG - Perhelatan Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) di Summarecon Mall, Tangerang Selatan melibatkan para desainer asing. Setidaknya ada tiga perancang busana dari luar negeri yang mengikuti acara JF3.

Tiga desainer dari tiga negara yang tergabung dalam ASEAN Fashion Designers Showcase (AFDS) mempresentasikan koleksi eksklusif JF3 Fashion Festival 2024 Summarecon Mall Serpong, Tangerang.

Ketua JF3 Soegianto Nagaria di Tangerang, Sabtu, mengatakan penampilan tiga desainer perwakilan AFDS di JF3 merupakan yang pertama kalinya dari hasil kolaborasi yang dilakukan. "JF3 bukan hanya sebuah acara, melainkan ekosistem yang telah matang dan lengkap untuk mendukung para pelaku industri mode," kata Soegianto.

Ketiga desainer tersebut adalah Terry Yeo dari Singapura yang menampilkan 20 busana dalam koleksi bertajuk "Semula". Dia mengedepankan konsep keberlanjutan dalam ramah lingkungan. Selanjutnya desainer asal Vietnam Rita ?zung mempersembahkan 20 busana yang mengawinkan sentuhan tradisional Vietnam dengan konsep streetwear.

Dave Ocampo asal Filipina membawakan 10 busana yang terinspirasi dari keindahan dan corak layang-layang, menampilkan sentuhan eksotis dan elegan dalam setiap karya busana siap-pakai rancangannya. Selain menguatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, kerja sama internasional bidang fesyen juga semakin bertambah. Ini antara lain dengan kolaborasi bersama desainer dan pakar fesyen dari Prancis, asosiasi WSN sebagai penyelenggara Paris Trade Show serta desainer dari Asia Tenggara melalui AFDS.

"Kami berharap ke depannya JF3 dapat bekerja sama dengan lebih banyak pihak lagi. Dengan demikian hubungan internasional itu baru bisa terwujud secara nyata," ujarnya.

Penasihat JF3 Thresia Mareta mengharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam kerja sama internasional bidang fesyen. Tujuannya supaya bisa membuka pintu untuk perkembangan industri mode Indonesia secara luas.

Pendiri ASEAN Fashion Designers Showcase (AFDS) Hayden Ng menyatakan AFDS dan JF3 dipersatukan oleh komitmen bersama untuk mendorong inovasi mode dan pengembangan bisnis. Kolaborasi itu bertujuan untuk menggerakkan perubahan transformatif dalam industri.

"AFDS menekankan kekayaan budaya negara-negara ASEAN melalui mode dan JF3 mendukung pertumbuhan industri mode Indonesia dengan menciptakan peluang berharga bagi desainer dan merek untuk terhubung dengan potensi bisnis." ujar Ng. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.