Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Jajaki Kerja Sama Keperawatan dengan Jepang

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Jajaki Kerja Sama Keperawatan dengan Jepang Doc: ANTARA/HO-Istimewa
Ket. Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI Anwar Sanusi (kanan) dan CEO Azalee Group Koji Kurusu sebagai delegasi industri keperawatan Jepang dalam pertemuan di Jakarta Jumat (2/8).

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan tengah gencar mendorong kerja sama dengan Jepang di bidang keperawatan, khususnya dalam hal fasilitasi penempatan tenaga kerja migran Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi menyampaikan optimismenya terhadap potensi kerja sama yang substansial tersebut setelah bertemu dengan perwakilan industri keperawatan Jepang pada Jumat (2/8). Mengakui kekurangan tenaga perawat di Jepang, ia menegaskan pentingnya kerja sama ini.

"Saya memahami bahwa permintaan tenaga perawat, sebagaimana disebutkan, sangat tinggi," ujarnya dalam pertemuan yang digelar di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta.

Mengingat populasi penduduk Jepang yang menua, penguatan hubungan di bidang ini menjadi sangat penting.

Sanusi juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan Jepang saat ini tengah merundingkan perpanjangan Nota Kesepahaman tentang Pekerja Terampil Khusus (MoC SSW), sebuah usulan yang awalnya dibahas di Tokyo April lalu dengan Fukuhara Nobuko, Direktur Jenderal Departemen Manajemen dan Dukungan Kependudukan Badan Layanan Imigrasi Kementerian Kehakiman Jepang.

Pada pertemuan hari Jumat, CEO Azalee Group, Koji Kurusu, penyedia layanan perawatan keperawatan, menyatakan minatnya untuk bekerja sama dengan pemerintah Indonesia guna mengatasi krisis tenaga perawat di Jepang.

Ia mengusulkan peningkatan jumlah perawat Indonesia di Jepang dan mengusulkan beberapa bidang kerja sama, termasuk program pelatihan, penciptaan lapangan kerja, dan pertukaran teknologi.

Kurusu juga menawarkan untuk berbagi pengalaman Jepang dalam mengelola populasi lansia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.