Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Siagakan Tim Antisipasi Bahaya Karhutla di Rejang Lebong

📅 Sabtu, 03 Agu 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Siagakan Tim Antisipasi Bahaya Karhutla di Rejang Lebong Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong Shalahudin.

Rejang Lebong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyiagakan tim untuk penanggulangan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi di daerah itu.

"Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya karhutla di Kabupaten Rejang Lebong saat ini sudah kita siagakan tim reaksi cepat atau TRC, kemudian juga selang air dan mobil tangki," kata Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong Shalahudindi Rejang Lebong, Jumat.

Dia menjelaskan, musim kemarau yang terjadi sejak dua pekan belakangan memicu cuaca panas dan kekeringan yang bisa memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan di 15 kecamatan di Rejang Lebong.

Karhutla di Kabupaten Rejang Lebong, kata dia, setiap tahunnya terjadi di beberapa kecamatan yang iklimnya panas seperti di Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kota Padang, Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir, dan Kecamatan Binduriang.

Sedangkan untuk kecamatan lainnya yang rawan karhutla ialah di wilayah Kecamatan Bermani Ulu dan Bermani Ulu Raya yang wilayahnya terdapat Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Guna mengantisipasi terjadinya karhuta di wilayah itu pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak TNI/Polri serta Dinas Damkar Rejang Lebong guna melakukan penanganan bersama-sama jika terjadi karhutla.

Pihaknya juga telah menyosialisasikan larangan pembukaan lahan pertanian dengan cara dibakar, kemudian membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah karena bisa memicu terjadi kebakaran hutan maupun kawasan pemukiman.

Sementara itu Kepala Dinas Damkar Kabupaten Rejang Lebong Fery Najamudin di tempat terpisah menyatakan sejak Januari hingga awal Agustus 2024 belum ada laporan terjadinya kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu.

Sedangkan untuk kasus kebakaran di pemukiman tercatat sudah ada 19 kejadian, kendati tidak ada korban jiwa yang jatuh namun nilai kerugian materi mencapai Rp1 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.