Berdayakan Kaum Miskin Melalui Pembinaan Usaha Mikro

Sabtu, 03 Agu 2024, 00:22 WIB

Samarinda - Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Timur (Kaltim) memberdayakan masyarakat kategori miskin melalui program pembinaan usaha mikro, dalam bentuk kelompok usaha bersama dan pemberdayaan wanita rawan sosial ekonomi.

Menurut Kepala Bidang Penanggulangan Kemiskinan Dinsos Kaltim Saprudin Saida Panda di Samarinda, Jumat, menyatakan bahwa program tersebut bertujuan tidak hanya memberikan bantuan langsung tetapi juga membekali penerima manfaat dengan keterampilan mata pencaharian yang berkelanjutan.

Ket. Foto: Kantor Dinsos Kaltim di Jalan Basuki Rahmat, Samarinda. — Sumber: ANTARA/Ahmad Rifandi

"Tidak hanya memberikan bantuan, kami juga memberikan alat dan pelatihan yang diperlukan untuk memulai usaha mereka sendiri. Ini ibarat memberi mereka alat pancing daripada ikan," katanya.

Program usaha mikro ini berfokus pada pemberian modal kerja dan pelatihan bisnis kepada penerima manfaat. Pihaknya menilai kebutuhan masyarakat penerima manfaat dan memberikan ide bisnis yang sesuai, seperti menjual makanan ringan atau mengoperasikan warung kecil.

"Kami juga memberikan bimbingan tentang manajemen bisnis dan literasi keuangan," ucap Panda.

Program ini sangat bermanfaat bagi perempuan yang rentan secara ekonomi. Menurut Panda, banyak penerima manfaat adalah perempuan yang menjadi kepala rumah tangga karena berstatus janda.

"Dengan memberikan mereka sarana untuk menghasilkan pendapatan sendiri, kami memberdayakan mereka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan keluarganya," ungkapnya.

Pada tahun 2023, Dinsos Kaltim telah mengalokasikan dana untuk mendukung 500 usaha mikro, dengan setiap usaha menerima bantuan untuk kelompok yang terdiri dari 10 orang.

"Kami berharap dapat meningkatkan jumlah ini di tahun-tahun mendatang, tergantung pada ketersediaan dana," kata Panda.

Dinas ini juga telah menerapkan sistem pemantauan dan evaluasi untuk memastikan program ini efektif.

"Kami melakukan tindak lanjut secara berkala dengan penerima manfaat untuk menilai kemajuan mereka dan memberikan dukungan tambahan jika diperlukan," kata Panda pula.

Program usaha mikro bagi masyarakat miskin dalam kelompok usaha bersama dan bantuan permodalan wanita rawan sosial ekonomi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kalimantan Timur yang lebih luas untuk mengurangi kemiskinan dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

"Kami percaya bahwa memberdayakan kaum miskin sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan makmur," ujar Panda.

Pemerintah provinsi telah menetapkan target untuk mengurangi tingkat kemiskinan menjadi lima persen pada tahun 2026.

Meskipun program usaha mikro kaum miskin ini menunjukkan hasil yang menjanjikan, masih ada tantangan yang harus diatasi. Salah satu tantangan utama adalah memastikan keberlanjutan usaha.

"Kami perlu terus memberikan dukungan kepada penerima manfaat bahkan setelah mereka memulai usaha mereka," tambah Panda.

Dinsos Kaltim juga bekerja sama dengan mitra dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM setempat dan juga Dinsos tingkat kabupaten/kota supaya memberikan pendampingan peningkatan kapasitas usaha KUBe serta wanita rawan sosial ekonomi untuk menciptakan masyarakat sejahtera.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.