Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawaslu Khawatirkan Isu SARA Pilgub Jakarta

📅 Sabtu, 03 Agu 2024, 01:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawaslu Khawatirkan Isu SARA Pilgub Jakarta Doc: Antara/Bayu Pratama S
Ket. Seorang relawan membawa logistik Pemilu 2024 menggunakan gerobak di Pulau Pramuka, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (12/2/2024).

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta memetakan sejumlah kerawanan ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) terutama terkait suku, agama, ras, dan antar golongan atau SARA yang selama ini menjadi perhatian khusus.

"Pengalaman pada masa kampanye sebelumnya di mana pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta sarat dengan materi-materi yang kurang mendidik. Bahkan cenderung memecah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jakarta Burhanuddin, Jumat.

Dia menjelaskan, Bawaslu telah memetakan tiga kategori kerawanan yang terjadi di Pilgub Jakarta yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Menurut dia isu SARA menjadi kerawanan yang tertinggi jika dibandingkan lainnya. Seperti terjadi pada indikator adanya imbauan atau tindakan untuk menolak calon tertentu dari tokoh atau kelompok tertentu.

Selain itu lanjut Burhan, adanya tindakan kampanye yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Materi kampanye yang bermuatan SARA di tempat umum, dan media sosial serta adanya materi hoaks di media sosial.

"Sementara untuk tahapan pemungutan suara adalah indikator adanya penghitungan suara ulang dan mobilisasi pemilih tambahan secara mendadak di hari pemungutan suara," katanya. Untuk kerawanan sedang yang juga terjadi di tahapan kampanye adalah kampanye yang dilakukan di luar masa kampanye, konflik antarpendukung pasangan calon, laporan politik uang dan lainnya.

Sementara itu, kerawanan rendah yang terjadi kata Burhan, yaitu dalam tahapan pemutakhiran seperti pemilih pindahan yang tidak dapat menggunakan hak suaranya, pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi terdaftar dalam daftar pemilih, dan seterusnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.