Panjat Tebing Jadi Tumpuan

Jumat, 02 Agu 2024, 07:14 WIB

JAKARTA - Langkah bulu tangkis Indonesia terhenti di babak-babak awal Olimpiade Paris 2024. Setelah tunggal putra habis, giliran langkah ganda putra Fajar Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang terhenti di perempat final. Fajar/Rian takluk di tangan ganda nomor satu dunia asal Tiongkok Liang Wei Kang/Wang Chan 22-24, 22-24 di Porte de la Chapelle Arena, Kamis (1/8).

Dini hari tadi bertanding tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, jika kalah, habislah pebulu tangkis Indonesia. Indonesia kini bertumpu pada panjat tebing dan angkat besi untuk menjaga tradisi emas. Cabor panjat tebing Indonesia mempunyai para atlet kelas dunia, terutama di nomor speed yang diharapkan mampu meraih medali emas.

Ket. Foto: gikuti sesi latihan I Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi yang lolos ke Olimpiade Paris mengikuti sesi latihan di Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. — Sumber: BAY ISMOYO/AFP

Indonesia dalam cabor panjat tebing nomor speed, diwakili empat atlet. Mereka adalah dua putra dan dua putrid. Mereka adalah Veddriq Leonardo, Rahmad Adi Mulyono, Rajiah Salsabillah, dan Desak Made Rita Kusumma Dewi.

"Keempat atlet telah menjalani persiapan yang sangat matang. Mereka telah menyelesaikan berbagai program latihan untuk memaksimalkan kemampuan teknis dan fisik," ujar pelatih panjat tebing Indonesia Hendra Basir.

Selain itu, juga fokus pada penguatan mental karena sangat krusial untuk performa di setiap pertandingan selama Olimpiade Paris 2024. Hendra yakin dengan persiapan matang ini. Dia akan mencapai hasil yang memuaskan di Olimpiade Paris 2024.

Keempat atlet wakil Indonesia dalam cabor panjat tebing tersebut juga turut menunjukkan rasa optimistis menghadapi Olimpiade Paris 2024. Veddriq Leonardo, yang paling terakhir memastikan diri lolos ke Olimpiade Paris bersama Rajiah Salsabillah melalui babak kualifikasi. Dia menyatakan keyakinannya terhadap peluang Olimpiade Paris 2024. Sesuai dengan jadwal, panjat tebing akan berlangsung 5-10 Agustus.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI Ricky Soebagdja berkomentar tentang hasil buruk pebulu tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Ricky menilai bahwa para pemain terlihat kurang bisa mengeluarkan permainan terbaik.

"Semangat para pemain masih kurang terlebih saat dalam kondisi tertinggal sehingga sulit bangkit dari keterpurukan," ujarnya.

Dia melihat kekalahan ini karena tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik. Sementara itu, secara persiapan sudah benar-benar maksimal, tapi di lapangan belum keluar secara maksimal. Olimpiadedengan semua atmosfernya, memang berbeda dengan turnamen lain.

Beban dan tekanan besar dirasakan semua atlet. Siapa yang siap secara mental dan bisa mengatasi rasa takut, gugup dan demam panggung, akan menang. Berbicara skill dan teknis semua sudah sama. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.