Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasau Tingkatkan Kualitas Prajurit agar Dapat Gunakan Alutsista Berteknologi AI

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasau Tingkatkan Kualitas Prajurit agar Dapat Gunakan Alutsista Berteknologi AI Doc: ANTARA/Walda Marison
Ket. Kepala Staf AU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (1/8/2024).

Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono memastikan pihaknya telah meningkatkan kualitas prajurit agar dapat menggunakan alat utama sistem senjata (alutsista) berteknologi tinggi atau AI.

"Sebuahurgentbahwa setiap personel harus memahami harus menguasai, harus memiliki kemampuan untuk mengoperasikan setiap alutsista yang dimiliki dan dengan teknologi mutakhir yang tepat," kata Tonnysaat memberikan sambutan dalam acara seminar soal keselamatan penerbangan dan kerja di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis.

Menurut Tonny, saat ini teknologi kecerdasan buatan atau yang akrab disapa AI telah merambah dunia militer.

Dia melanjutkan Indonesia dan beberapa negara besar pun saat ini telah mengadopsi alutsista berteknologi AI di bidang penyerangan, pengintaian hingga keselamatan penerbang.

Namun demikian, kecanggihan teknologi ini justru akan menjadi berbahaya jika tidak diimbangi dengan kualitas SDM yang menggunakannya.

"Teknologi menawarkan efektivitas menawarkan efisiensi dalam melaksanakan misi sementara di sisi lain teknologi dapat mengundang bahaya jika tidak diimbangi kemampuan dan profesionalisme personel yang mengawasinya," kata Tonny.

Karenanya, Tonny beserta jajarannya telah berupaya meningkatkan kualitas SDM personel melalui berbagai program pendidikan, pertukaran pelajar ke luar negeri hingga pelatihan teknis untuk para awak.

Dengan beriringannya peningkatan kualitas SDM dan teknologi alutsista, Tonny yakin TNI AU akan semakin kuat dalam mempertahankan teritorial langit Indonesia.

Sebelumnya, beberapa contoh teknologi tempur yang akan digunakan Indonesia yakni pesawat nir awak atau drone Bayraktar yang dibeli TNI AU dari Turki.

Pesawat nir awak itu akan digunakan untuk melakukan misi pengintaian hingga operasi untuk melakukan penyerangan.

"Kita akan dapatkan produk tersebut Bayraktar tipe 2. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang berkemampuan MALE (medium altitude long endurance) dengan kemampuan LOS (land of sight) dan BILOS (beyond land of sight)," kata Tonny.

Drone Bayraktar ini juga akan membantu kinerja drone CH-4, Anka yang baru saja dibeli TNI AU dalam menjalankan operasi militer udara Indonesia.

Namun demikian, Tonny tidak menjelaskan berapa unit yang akan dibeli dan kapan drone dari Turki itu akan datang ke Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.