Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Sebut Air hingga Telekomunikasi Disuplai Menuju IKN via Bawah Tanah

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas Sebut Air hingga Telekomunikasi Disuplai Menuju IKN via Bawah Tanah Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Pekerja memasang sejumlah instalasi Multy Utility Tunnel (MUT) di Jalan Sumbu Barat, IKN, Penajam Paser Utara, untuk jaringan bawah tanah suplai air, gas, listrik, dan telekomunikasi menuju kawasan IKN, Rabu (31/7/2024).

Penajam Paser Utara - Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) menginformasikan penyediaan kebutuhan dasar air, listrik, telekomunikasi, dan gas disuplai menuju kawasan IKN melalui jaringan utilitas bawah tanah.

"Ini dipasang di dalam boks bawah tanah, sehingga pada saatnya nanti tidak ada utilitas di udara, tidak ada kabel seliweran," kata Ketua Satgas IKN Danis H Sumadilaga dikonfirmasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu.

Dikatakan Danis, jaringan utilitas dalam tanah atau yang dinamakan Multy Utility Tunnel (MUT) memiliki multifungsi untuk menampung drainase jalan, pipa air, kabel fiber optik, kelistrikan, hingga gas.

"Boks bawah tanah itu menampung seluruh jaringan tersebut, dengan lebar 4 meter dan tinggi 2 meter," ujarnya.

Dikatakan Danis, penyediaan MUT dimaksudkan untuk menjamin keamanan publik hingga penataan ruang di IKN.

Danis menambahkan jaringan MUT hingga kini masih dalam proses pengerjaan oleh Kementerian PUPR serta pihak terkait seperti PLN, Kemenkominfo.

"Yang paling penting air, listrik, telekomunikasi, dan dukungan Pertamina berupa gas, jadi itu yang utama. Insya Allah ini yang memerlukan waktu, proses pemasangan utilitas itu," katanya.

Ia mengatakan, sarana utilitas masuk dalam rencana induk pembangunan IKN diatur dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2022 yang mengamanatkan bahwa IKN dibangun mulai 2022 sampai dengan 2045.

"Jadi, sekitar 23 tahun. Jadi, membangun ibu kota itu jangka panjang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.