Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024: Tiongkok Nyodok ke Peringkat Pertama

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024: Tiongkok Nyodok ke Peringkat Pertama Doc: antarafoto
Ket. Ilustrasi Olimpiade Paris 2024.

PARIS - Tiongkok menyodok ke peringkat pertama klasemen peraih medali sementara Olimpiade Paris 2024 hingga Kamis waktu setempat, dengan menggeser Jepang yang sudah beberapa hari berada di posisi tersebut.

Berdasarkan laman Olimpiade (Olympics.com) hingga pukul 10.00 WIB, Negeri Tirai Bambu menduduki peringkat pertama setelah meraih sembilan emas, tujuh perak, dan tiga perunggu, dengan total 19 medali.

Kemudian, di peringkat kedua kontingen tuan rumah, Prancis, berhasil merangkak ke posisi kedua dan justru turut menggeser Jepang yang sebelumnya menjadi pemegang takhta sementara.

Prancis meraih delapan emas, 10 perak, dan delapan perunggu, sehingga total merebut 26 medali.

Sementara Negeri Sakura, turun ke peringkat ketiga dengan meraih delapan emas, tiga perak, empat perunggu, dan total 15 medali.

Untuk posisi berikutnya, Australia juga turun ke posisi keempat, setelah sempat naik satu peringkat ke ranking tiga sementara.

Sebelumnya, Australia meraih enam emas, empat perak, dan satu perunggu. Namun, hingga pagi ini, negara tersebut meraih tujuh emas, enam perak, dan tiga perunggu, dengan total 16 medali.

Meski raihan masing-masing medali naik, tetapi negara itu harus rela bergeser satu tingkat ke bawah karena Tiongkok masih unggul di atasnya.

Walau begitu, Negeri Kanguru bisa berpuas diri karena berada satu tingkat di atas Inggris yang berada di posisi kelima.

Inggris meraih enam emas, enam perak, dan lima perunggu selama enam hari pelaksanaan Olimpiade, yang dibuka pada Jumat (26/7).

Sementara itu, kontingen Indonesia masih belum masuk ke dalam klasemen.

Berikut 10 besar klasemen sementara Olimpiade Paris 2024, Kamis pukul 10.00 WIB:

  1. Tiongkok 9 emas, 7 perak, dan 3 perunggu, total 19 (berikutnya berurutan).
  2. Prancis 8, 10, 8, 26.
  3. Jepang 8, 3, 4, 15.
  4. Australia 7, 6, 3, 16.
  5. Inggris 6, 6, 5, 17.
  6. Korea Selatan 6, 3, 3, 12.
  7. Amerika Serikat 5, 3, 12, 30.
  8. Italia 3, 6, 4, 13.
  9. Kanada 2, 2, 3, 7.
  10. Jerman 2, 2, 2, 6.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.