Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak-anak Terdampak Signifikan Karena Perubahan Iklim

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak-anak Terdampak Signifikan Karena Perubahan Iklim Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum dalam webinar bertajuk "Mendorong Ketangguhan Anak Usia Dini dari Risiko Perubahan Iklim dan Digitalisasi", di Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memandang bahwa perubahan iklim dan bencana alam telah memberikan dampak yang tidak kecil pada anak-anak Indonesia.

"Terjadinya polusi, kekeringan, bencana alam, kebakaran hutan, banjir, dan longsor yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia telah memberikan dampak yang tidak kecil pada anak-anak Indonesia," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum, dalam webinar di Jakarta, Rabu.

Pihaknya mencatat ada lebih dari 8 juta orang, termasuk di antaranya anak-anak mengungsi karena bencana termasuk bencana perubahan iklim yang terjadi pada 2023.

Sehingga anak-anak menjadi pihak yang menanggung beban ganda sebab mereka tumbuh dalam situasi yang mengancam dan anak-anak memiliki faktor-faktor yang membuat mereka lebih rentan secara fisik, sosial, dan ekonomi.

"Mereka kesulitan dalam mengakses hak-haknya seperti layanan kesehatan, pendidikan, air bersih, perlindungan sosial, dan sanitasi. Dengan demikian bisa kita katakan bahwa krisis Iklim adalah juga krisis hak anak," kata Woro Srihastuti Sulistyaningrum.

Pihaknya menyampaikan bahwa berdasarkan laporan studi indeks risiko iklim terhadap anak-anak yang dilakukan UNICEF dengan memetakan lokasi negara, menempatkan anak-anak pada risiko yang tertinggi.

Indonesia menempati peringkat ke-46 dari 163 negara dan berada pada kategori sedang, tinggi untuk tingkat keparahan akibat adanya perubahan iklim.

"Ini yang perlu menjadi kewaspadaan dan keprihatinan kita bagaimana dampak iklim ternyata berpengaruh cukup signifikan terhadap anak-anak kita," kata Woro Srihastuti Sulistyaningrum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.