Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Distribusikan Air Bersih di Dua Desa Jember yang Kekeringan

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Distribusikan Air Bersih di Dua Desa Jember yang Kekeringan Doc: ANTARA/HO-BPBD Jember
Ket. Petugas BPBD Jember mendistribusikan air bersih di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Senin (29/7/2024) sore.

Jember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur mendistribusikan air bersih di dua desa yang mengalami kekeringan yakni Desa Sumberpinang dan Plalangan, Senin sore.

"Memasuki musim kemarau mengakibatkan beberapa wilayah mengalami kekeringan yang mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga kami mendistribusikan air bersih secara bertahap," kata Kepala BPBD Jember Widodo Julianto di kabupaten setempat.

Menurut dia pihaknya mendistribusikan air bersih di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari yang mengalami kekeringan akibat kemarau, sehingga kesulitan mendapatkan air bersih.

"Ada sebanyak 80 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih, sehingga kami mendistribusikan air bersih di Desa Sumberpinang," tuturnya.

Selain di Desa Sumberpinang, distribusi air bersih juga dilakukan di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat yang mengalami hal yang sama karena warga kesulitan mendapatkan air bersih selama kemarau.

"Di Kecamatan Kalisat ada tiga titik distribusi air bersih, namun semuanya di Desa Plalangan dengan total jumlah warga yang terdampak krisis air bersih sebanyak 75 KK," katanya.

Widodo mengatakan distribusi air bersih di Desa Sumberpinang dan Plalangan dengan kapasitas 1 tangki masing-masing sebanyak 5.000 liter, sehingga total yang sudah didistribusikan sebanyak 10.000 liter air.

"Kami mengimbau kepada warga untuk menghemat air bersih dan distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan akan dilakukan dua hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter per tangki," ujarnya.

BPBD Jember melakukan distribusi air bersih secara bertahap dan bergantian sesuai dengan laporan yang masuk ke organisasi perangkat daerah tersebut karena memang sejumlah wilayah dilaporkan belum turun hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.