Brasil Minta Maaf ke Jepang Atas Penganiayaan di Era Perang Dunia II

Sabtu, 27 Jul 2024, 00:03 WIB

Istanbul - Brasil meminta maaf kepada Tokyo, untuk pertama kalinya sejak negara Amerika Latin itu menganiaya imigran Jepang selama Perang Dunia II, menurut laporan media setempat pada Jumat.

Pemerintahan Presiden Lula da Silva meminta maaf atas dua kasus.

Brasil telah memaksa imigran Jepang keluar dari rumah mereka dari kota pesisir selatan Santos selama perang, dan dalam kasus kedua, negara Amerika Selatan itu telah menganiaya orang-orang yang dipenjara di Pulau Anchieta, menurut laporan Kyodo News yang berbasis di Tokyo pada Jumat.

Permintaan maaf itu disampaikan setelah isu tersebut diselidiki oleh Komisi Amnesti Kementerian Hak Asasi Manusia dan Kewarganegaraan, sebuah badan penasihat pemerintah.

"Pemerintah Brasil memohon maaf atas penganiayaan terhadap leluhur Anda," kata Enea de Stutz, kepala komisi tersebut, pada Kamis waktu setempat.

Sebelumnya pada 2022, seruan untuk permintaan maaf tersebut ditolak oleh pemerintahan sayap kanan yang saat itu dipimpin Presiden Jair Bolsonaro.

Brasil adalah salah satu tujuan imigran Jepang di awal abad ke-20, dan pada 1943, hampir 6.500 warga Jepang dipaksa meninggalkan rumah mereka dan dipindahkan ke kamp atau ke daerah pedalaman.

Langkah Brasil untuk merelokasi imigran Jepang dilakukan setelah negara itu bergabung dengan Sekutu selama perang, dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Tokyo.

Kebanyakan dari mereka yang dianiaya disebutkan berasal dari provinsi pulau di bagian selatan Jepang, Okinawa.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.