Pembukaan Olimpiade 2024 Janjikan Pertunjukan Spektakuler

Jumat, 26 Jul 2024, 06:57 WIB

PARIS - Penanggung jawab upacara pembukaan Olimpiade Paris yang berlangsung Jumat (26/7) waktu Paris, memberikan bocoran tentang rencana spektakulernya, tapi menolak memberikan rincian spesifik. Untuk pertama kalinya upacara pembukaan atau opening ceremony diadakan di luar stadion.

Untuk konsep opening ceremony , alih-alih menggunakan stadion utama untuk parade pembukaan, seperti biasanya, panitia memindahkan acara itu ke ke tempat terbuka sesuai dengan motto Olimpiade "Games Wide Open."

Ket. Foto: menjelang upacara pembukaan Olimpiade paris 2024 I Peserta pertandingan Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 berjalan di depan kafetaria Olympic Village, di Saint-Denis, utara Paris, Senin (22/7), menjelang upacara pembukaan Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024. — Sumber: Michel Euler/POOL/AFP

Sekitar 6.000-7.000 atlet akan berlayar sepanjang enam kilometer di Sungai Seine dari jembatan Austerlitz di timur ke Menara Eiffel, dengan menggunakan 85 tongkang dan kapal. Hingga 500.000 orang akan menyaksikan secara langsung dari tribun yang dibangun khusus di tepi sungai secara gratis, dari balkon dan apartemen yang menghadap ke sungai.

"Mengorganisasikan upacara di Sungai Seine tidak lebih mudah daripada melakukannya di stadion, tapi memiliki lebih banyak daya tarik," ujar Ketua Panitia, Tony Estanguet, kepada AFP awal bulan ini. Karena ukuran dan kompleksitas parade, rencana itu belum pernah dilatih sepenuhnya.

Untuk hiburan, pertunjukan telah dirancang oleh sutradara teater brilian Thomas Jolly. Pria berusia 42 tahun ini dikenal dengan musikal rock-opera "Starmania." Dia mengajak tim kreatif yang mencakup penulis serial TV Prancis "Call My Agent," Fanny Herrero, serta penulis terlaris Leila Slimani dan sejarawan terkenal Patrick Boucheron.

Pertunjukan dibagi menjadi 12 bagian. Sekitar 3.000 penari, penyanyi, dan artis lain ditempatkan di kedua tepi sungai, jembatan, dan monumen terdekat. Penghormatan diberikan kepada katedral Notre Dame de Paris, yang sedang dalam proses renovasi setelah kebakaran dahsyat 2019. Dia akan masuk dalam upacara pembukaan Olimpiade.

Opening ceremony dimulai pukul 07:30 malam waktu setempat atau Sabtu (27/7) dini hari pukul 00:30 WIB. Dua pertiga dari upacara akan berlangsung dalam suasana siang dilanjutkan senja. Jolly berharap ada nuansa matahari terbenam musim panas yang indah di Paris. Upacara akan diakhiri dengan pertunjukan cahaya.

Pagelaran terdiri dari campuran dari musik klasik, chanson francaise tradisional, serta rap dan elektro. Bintang R&B Franco-Mali Aya Nakamura akan tampil meskipun mendapat kritik dari politisi sayap kanan, termasuk Marine Le Pen yang menyatakan bahwa penampilannya akan menghina Prancis. Superstar elektro Prancis Daft Punk menolak undangan untuk tampil. Sedangkan DJ Prancis yang terkenal di dunia David Guetta diabaikan. Ini membuatnya kesal.

Tim Jolly juga berhati-hati untuk tidak terlalu menekankan kontribusi historis Prancis terhadap pengembangan demokrasi dan konsep hak asasi manusia universal lewat filsuf Pencerahan dan Revolusi 1789. "Kami ingin menghindari kecenderungan alami untuk memberi kuliah kepada orang lain," ujar Herrero kepada surat kabar Le Monde baru-baru ini.

Jangan berharap penghormatan tiga jam terhadap kehebatan Prancis yang menyaingi kebesaran nasionalistik yang terlihat di Olimpiade Beijing 2008.

Sulit Diprediksi

Dengan begitu banyak yang masih dirahasiakan, sulit untuk memprediksi rangkaian acara. Penampilan Aya Nakamura, setelah begitu banyak kontroversi tentang perannya, akan menjadi momen besar. Jolly menyiratkan bahwa sebuah kapal selam muncul dari perairan Seine dalam suatu momen.

"Kamu memiliki langit. Kamu memiliki jembatan. Kamu memiliki air. Kamu memiliki pantai. Kamu memiliki begitu banyak ruang untuk membuat puisi. Jadi mengapa tidak di bawah permukaan sungai juga," ujarnya.

Momen terbesar dari semuanya mungkin saja adalah akhir upacara jika semua orang pulang dengan selamat. Upacara itu telah membuat polisi Prancis berkeringat dingin sejak pertama kali diumumkan pada 2021 karena kesulitan mengamankan begitu banyak orang di wilayah perkotaan yang begitu luas. Sekitar 45.000 anggota pasukan keamanan akan bertugas mengamankan berlangsungnya Opening ceremony. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.