Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina - AS Akan Gelar Dialog 2+2

📅 Rabu, 24 Jul 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina - AS Akan Gelar Dialog 2+2 Doc: AFP/ROBERTO SCHMIDT
Ket. Diplomasi AS-Filipina l Menhan Filipina, Gilberto Teodoro (ke-3 dari kanan) dan Menlu Enrique Manalo (ke-2 dari kanan), bertemu dengan Menlu AS, Antony Blinken (ke-4 dari kiri) dan Menhan Lloyd Austin (ke-3 dari kiri) di kantor Kementerian Luar Negeri AS di Washington DC pada April lalu. Pekan depan, ke-4 menteri itu akan bertemu kembali dalam dialog 2+2 di Manila.

MANILA - Kementerian Luar Negeri Filipina pada Senin (22/7) menyatakan bahwa Filipina dan Amerika Serikat (AS) akan mengadakan dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara di Manila pada 30 Juli mendatang.

"Para menteri kedua negara akan membahas bagaimana mereka dapat lebih meningkatkan komitmen negara mereka terhadap aliansi dalam mendukung tatanan internasional berbasis aturan, meningkatkan hubungan ekonomi, kemakmuran berbasis luas dan solusi terhadap tantangan keamanan regional dan global yang terus berkembang," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin, diperkirakan akan bertemu dengan rekan sejawatnya dari Filipina yaitu Enrique Manalo dan Gilberto Teodoro. Dialog 2+2 ini merupakan perundingan tingkat tinggi keempat sejak format tersebut dimulai pada tahun 2012.

"Aliansi Filipina-AS telah berkontribusi dalam pemeliharaan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik selama lebih dari 70 tahun," kata Kementerian Luar Negeri Filipina dalam pernyataan persnya pada Selasa (23/7).

Dalam dialog 2+2 terakhir yang diadakan di Washington DC pada April 2023 lalu, kedua negara mengeluarkan pernyataan bersama yang menegaskan kembali dukungan penuh terhadap hukum internasional, memodernisasi kemampuan pertahanan bersama dalam aliansi, memajukan keamanan ekonomi dan lingkungan, serta memupuk hubungan antar masyarakat yang dinamis dan kuat antara kedua negara.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Filipina juga mengumumkan bahwa Menlu Blinken dan Menhan Austin akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Ferdinand R Marcos Jr selama kunjungan mereka ke Manila.

Dialog 2+2 akan digelar setelah lebih dari sebulan terjadi perselisihan antara Filipina dan Tiongkok mengenai misi Manila untuk mengirimkan pasokan perbekalan bagi pasukan Filipina di perairan dangkal yang diperebutkan di Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Terkait sengketa maritim ini, AS telah menegaskan kembali komitmen kuatnya terhadap aliansi dengan Filipina dalam berbagai kesempatan dalam menghadapi tindakan Beijing di LTS. Selama kunjungannya ke Manila pada 19 Maret lalu, Menlu Blinken bahkan mengatakan bahwa AS akan terus meningkatkan kerja sama maritim, perlindungan, dan ekonominya dengan Manila.

Blinken juga mengatakan bahwa kebijakan luar negeri Washington DC adalah untuk menghidupkan kembali kemitraan yang ada di kawasan dan membangun nuansa yang sesuai untuk kebutuhan negara mitranya.

Kunjungan Blinken

Sementara itu Kementerian Luar Negeri AS pada Senin mengumumkan bahwa Menlu Blinken akan melakukan kunjungan ke Vietnam, Laos, Jepang, Filipina, Singapura, dan Mongolia pada 24 Juli - 3 Agustus 2024, dan kunjungan ini merupakan lawatan yang ke-18 ke kawasan Indo-Pasifik sejak ia menjadi Menlu AS.

"Menlu Blinken akan menegaskan kembali pentingnya upaya yang dilakukan AS dengan sekutu dan mitra kami di Indo-Pasifik untuk memajukan keamanan dan kemakmuran serta memfasilitasi visi bersama untuk kawasan yang bebas dan terbuka. Menlu Blinken pun akan lebih jauh menggarisbawahi komitmen abadi AS untuk memperdalam dan memperluas hubungan ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menciptakan hubungan yang saling memperkuat untuk mengatasi tantangan terbesar saat ini," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri AS.

Di Vietnam, Menlu Blinken akan menghadiri pemakaman Sekjen Nguyen Phu Trong dan menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat Vietnam. Di Laos Menlu Blinken akan mengikuti pertemuan Menlu Asean. Di Jepang, Blinken dan Menhan Austin kembali akan menggelar dialog 2+2.

"Di Singapura, Menlu akan bertemu dengan PM Lawrence Wong, Menteri Senior Lee Hsien Loong, dan Menlu Vivian Balakrishnan untuk membahas pertumbuhan kerjasama bilateral tujuan keamanan, ekonomi, iklim, dan teknologi bersama," imbuh kementerian itu seraya menyatakan bahwa di Mongolia, Menlu Blinken akan bertemu dengan para pejabat senior Mongolia untuk menegaskan kembali pentingnya Kemitraan Strategis AS-Mongolia. ST/PNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.