Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangani Balita Stunting, Pemkab Lebak Distribusikan Telur ke 24 Desa

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 08:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangani Balita Stunting, Pemkab Lebak Distribusikan Telur ke 24 Desa Doc: ANTARA/HO-DP2KBP3A
Ket. Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak melayani pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi untuk pencegahan anak stunting.

RANGKASBITUNG -Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mendistribusikan telur untuk mengatasi anak bawah lima tahun (balita) yang mengalami stunting atau kekerdilan akibat gagal tumbuh.

"Pendistribusian telur itu agar anak balita yang teridentifikasi positif stunting dapat meningkatkan status gizi mereka menjadi lebih baik," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar saat dihubungi di Rangkasbitung Lebak, Selasa (23/7).

Pemerintah Kabupaten Lebak bertekad untuk mewujudkan "zero new stunting" atau tidak melahirkan kasus stunting baru guna mempersiapkan generasi Emas 2045.

Penanganan stunting dengan berkolaborasi yang melibatkan pemangku jabatan, organisasi perangkat daerah (OPD), mitra daerah dan tanggung jawab sosial swasta.

Karena itu, pemerintah daerah dengan perusahaan Pokhpand Indonesia telah mendistribusikan telur untuk balita yang teridentifikasi stunting.

Untuk tahap pertama pendistribusian telur itu lokus stunting di 10 desa tahun lalu di Kabupaten Lebak antara lain Desa Tambakbaya, Desa Kadu Agung Barat Kecamatan Cibadak, Desa Parung Kujang Kecamatan Cileles dan Desa Sukanegara Kecamatan Gunungkencana.

Selanjutnya, Desa Mekarsari, Desa Kujangsari Kecamatan Cibeber, Desa Sudamanik Kecamatan Cimarga, Desa Senanghati Kecamatan Malingping, Desa Cimenga Kecamatan Cijaku.

"Kami mendistribusikan telur untuk tahap pertama itu sebanyak 85 ribu butir untuk penanganan stunting," kata Rahmat.

Menurut Rahmat, untuk tahap kedua pada Juli 2024 lokus penanganan stunting di 24 desa di enam kecamatan antara lain Maja, Warunggunung, Cileles, Kalanganyar, Curugbitung dan Cibadak.

Mereka balita stunting itu tercatat sebanyak 405 anak dan mendapatkan bantuan telur sebanyak 20 butir per 10 hari.

"Kami berharap bantuan telur itu dapat meningkatkan protein dan terbebas stunting," katanya menjelaskan.

Mustopa (35) warga Warunggunung Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya merasa senang mendapatkan bantuan telur sebanyak 20 butir untuk konsumsi anak kedua yang mengalami stunting.

"Kami berharap anaknya itu bisa terbebas dari stunting dengan mengkonsumsi telur," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.