Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perdagangan Tulang Punggung Jakarta Pusat

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 01:30 WIB | Oleh:
Perdagangan Tulang Punggung Jakarta Pusat Doc: ANTARA/Ho-Kanwil DJP Jakarta Pusat
Ket. Peresmian Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) Terintegrasi oleh Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo bersama Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Pusat, Eddie Wahyudi di Gedung KPP Madya Jakarta, Jalan M.I. Ridwan Rais Nomor 5A-7, Jakarta Pusat, Jumat (19/7).

JAKARTA - Meski memiliki wilayah dengan banyak hotel, pemasukan utama pajak Jakarta Pusat ternyata ditopang dari sektor perdagangan. Evaluasi ini datang dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat.

"Kontribusi penerimaan pajak Jakarta Pusat utamanya dari sektor perdagangan sebanyak 33,6 persen," kata Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jakpus, Agustinus Dicky Haryadi, di Jakarta, Senin.

Kontribusi penerimaan pajak selanjutnya dari sektor Administrasi Pemerintahan dan Jaminan Sosial Wajib sebanyak 13,4 persen. Lalu, jasa keuangan dan asuransi 8,5 persen. Adapun strategi mencapai target, dengan Pengawasan Pembayaran Masa (PPM) dan Pengujian Kepatuhan Material (PKM).

"Jakarta tetap menjadi pusat aktivitas bisnis dan ekonomi. Penerimaan pajak lebih ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi serta faktor-faktor pendukungnya," ujar Agustinus. Lebih jauh Agustinus menjelaskan, perkembangan penerimaan Kanwil DJP Jakpus sampai 30 Juni mencapai 46,74 triliun rupiah. Pencapaian ini identik 45 persen dari target internal DJP.

Adapun realisasi restitusi sebesar 11,44 triliun. Angka ini tumbuh lebih dari 28 persen tahun ke tahun (yoy). Lalu, kinerja penerimaan neto ditopang oleh penerimaan PPM sebesar 44,96 triliun. Ini berkontribusi 96,19 persen dari total penerimaan dengan capaian 47,98 persen dari target.

Sedangkan penerimaan PKM sebesar 1,78 triliun yang berkontribusi 3,81 persen dari total penerimaan. Berdasarkan jenis pajaknya, mayoritas jenis pajak utama tumbuh lebih baik daripada tahun sebelumnya. Realisasi sejumlah jenis pajak terbesar menunjukkan pertumbuhan positif.

"Roadshow"

Sementara itu, saat ini Jakpus juga tengah mempunyai pekerjaan roadshow untuk literasi. Acara dilaksanakan di RPTRA Gondangdia, Menteng. Roadshow bertujuan untuk menciptakan generasi unggul. Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakpus, Irwan Septinadi, menjelaskan, kegiatan ini merupakan wadah positif untuk mengembangkan keberanian dan kepribadian anak untuk jadi generasi unggul.

"Meski teknologi semakin berkembang, dari sastralah kosa kata akan menjadi kaya dan empati akan semakin terasah. Semakin bermakna karena literasi," kata Irwan. Pada kegiatan ini juga digelar sosialisasi bertema "Pentingnya Pendidikan Sastra di Era Digital."

Acara menghadirkan 80 peserta dari perwakilan unsur forum anak kecamatan, pendidik PAUD, SD, Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), orang tua,serta ASN. Bunda Literasi Jakarta Pusat, Ucu Jamilah, menyebutkan, 56 anak berpartisipasi dalam kegiatan Roadshow Bunda Literasi.

Selain berisi edukasi akan pentingnya pendidikan sastra era digital, kegiatan juga dimeriahkan lomba puisi dan mewarnai. Selain itu, kegiatan juga sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap sastra sejak dini. Terlebih lagi, kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional yang dirayakan setiap 23 Juli.

"Sastra memiliki peran penting membentuk karakter dan kepribadian anak. Sastra dapat membantu anak mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan kemampuan berbahasa," jelas Ucu.

Lebih jauh, Ucu berharap kegiatan lomba yang digelar dapat menjadi wadah mengekspresikan diri dan menuangkan kreativitas melalui karya seni sastra.

Maka, Ucu mengajak semua pihak terutama para Bunda PAUD dan Bunda Literasi, untuk terus bersinergi dalam menanamkan kecintaan terhadap sastra kepada anak-anak. "Mari jadikan sastra sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Jadikan era digital sebagai peluang untuk meningkatkan budaya literasi," kata Ucu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.