Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelajar Sukabumi Diberdayakan Menjadi Duta Keselamatan Berlalu Lintas

📅 Senin, 22 Jul 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelajar Sukabumi Diberdayakan Menjadi Duta Keselamatan Berlalu Lintas Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Petugas Satlantas Polres Sukabumi Kota saat menegur pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm.

Sukabumi - Pelajar khususnya tingkat SMA sederajat di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diberdayakan untuk menjadi duta keselamatan berlalu lintas dengan tujuan untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan dan sadar tertib dalam berlalu lintas.

"Fungsi dari duta keselamatan berlalu lintas untuk memberikan informasi kepada para pelajar tentang pentingnya mentaati peraturan lalu lintas," kata Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada di Sukabumi, Minggu.

Menurut Dida, harus diakui banyak pelajar yang belum cukup umur sudah mengendarai kendaraan bermotor khususnya sepeda motor baik untuk berangkat ke sekolah maupun bermain dengan rekan-rekannya.

Padahal, sesuai aturan usia minimal bisa mengendarai kendaraan bermotor untuk sepeda motor yakni 19 tahun dan mobil (roda empat) 20 tahun serta wajib sudah memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Dalam pemberdayaan ini pihaknya bekerja sama dengan berbagai instansi seperti Dinas Perhubungan Kota Sukabumi serta Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota untuk memberikan edukasi tentang berlalu lintas, sekaligus membentuk duta keselamatan berlalu lintas.

Di sisi lain, duta keselamatan berlalu lintas ini juga berfungsi untuk mensosialisasikan penggunaan transportasi minim energi dan polusi, serta kebiasaan mobilitas berkelanjutan seperti angkutan umum, berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan kendaraan listrik.

"Kami berharap pelajar yang nantinya diangkat menjadi duta keselamatan berlalu lintas mampu menyebarluaskan informasi mengenai keselamatan berlalu lintas minimal ke teman sebayanya," tambahnya.

Sementara, Kasubsatgas Publikasi Polres Sukabumi Iptu Astuti Setyaningsih mengatakan salah satu target penindakan pada Operasi Patuh Lodaya 2024 yang diselenggarakan yakni pengendara di bawah umur.

Tujuan dari operasi ini selain untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas karena pengendara kendaraan bermotor yang usianya masih di bawah umur rawan mengalami kecelakaan serta meningkatkan kesadaran dan patuh terhadap aturan lalu lintas.

Operasi Patuh Lodaya yang dilaksanakan pihaknya tidak hanya fokus terhadap penindakan, tetapi lebih kepada memberikan edukasi tentang keselamatan dalam berlalu lintas.

Pihaknya juga mengimbau kepada orang tua untuk tidak mengizinkan anaknya yang masih di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor sendiri untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan baik kecelakaan, korban aksi kriminalitas (pencurian, penggelapan dan pembegalan) serta mencegah anak tersebut gabung atau terjerumus ke dalam geng motor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.