Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar UI Ingatkan Pencapaian SDGs Butuh Keseimbangan Ekonomi dan Ekologi

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Besar UI Ingatkan Pencapaian SDGs Butuh Keseimbangan Ekonomi dan Ekologi Doc: ANTARA/HO: Humas UI
Ket. Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Ir. T. Ezni Balqiah, M.E., M.H.

Depok - Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Ir. T. Ezni Balqiah, M.E., M.H. mengatakan pencapaianSustainability Development Goals(SDGs) membutuhkan keseimbangan antara ekonomi dan ekologi.

"Situasi tersebut mendesak penerapan ekonomi sirkular yang menawarkan cara pandang berbeda dari ekonomi tradisional," kata Prof. Dr. Ir. T. Ezni Balqiah, di UI Depok, Kamis.

Ia mengatakan ekonomi sirkular memperpanjang masa pakai produk dengan penggunaan berulang, perbaikan, dan pengolahan kembali material untuk menciptakan siklus yang berkelanjutan.

Implikasi lainnya, sistem ini mampu mengurangi limbah, menekan emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi energi.

Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan perekonomian terbesar di Asia Tenggara mulai mengadopsi konsep ekonomi sirkular dalam berbagai sektor, dengan mengacu pada prinsip 9R, yaknirefuse, rethink, reduce, reuse, repair, refurbish, remanufacture, repurpose, danrecycle.

Refuse artinya menghindari redudansi pembuatan sebuah produk dengan fungsi yang sama. Rethink berarti menggunakan produk secara lebih intensif, sedangkan reduce meningkatkan efisiensi produksi dan guna produk dengan menggunakan lebih sedikit material.

Adapun reuse berarti menggunakan kembali produk yang masih layak pakai tanpa mengubah fungsinya, repair 'memperbaiki produk yang sudah rusak', sementara refurbish 'memulihkan produk, biasanya produk yang sudah lama supaya dapat berfungsi kembali'.

Selanjutnya, remanufacture berarti menggunakan sebagian komponen dari produk lama yang sudah tidak berfungsi untuk digunakan di produk baru dengan fungsi yang sama. Repurpose 'memanfaatkan produk yang sudah tidak berfungsi untuk digunakan kembali dengan fungsi yang berbeda'.

Recycle 'mengolah material untuk menghasilkan material yang sama (dengan kualitas yang sama atau lebih rendah), sedangkan recover adalah proses konversi material menjadi sumber energi.

Implementasi ekonomi sirkular oleh perusahaan memberi keuntungan ekonomi, di antaranya menghemat biaya produksi dan meningkatkan daya tarik produk, terutama bagi konsumen yang peduli terhadap lingkungan.

Beberapa contoh nyata adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Biomagg yang mengolah sampah organik untuk budi daya maggot sebagai pakan ternak serta Creabrush yang memanfaatkan kaleng dan kardus bekas untuk dijadikan bahan baku utama pembuatan furnitur.

Inisiatif dan inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dalam hal ini, akademisi dapat mendukung transisi ekonomi sirkular melalui peran Tri Dharma Perguruan Tinggi, utamanya pada aspek teknologi atau kapabilitas inovasi. Kesadaran menjaga lingkungan dan kepedulian sosial harus menjadi kompas dalam setiap langkah dan tindakan dalam penciptaan nilai bagi perusahaan.

"Selain efisiensi ekonomi, ekonomi sirkular perlu memerhatikan keberlanjutan ekologi untuk kesejahteraan generasi saat ini maupun masa depan," ujar Prof. Ezni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.