Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pariwisata Tingkatkan Kompetensi Kelompok Sadar Wisata di Kalsel

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pariwisata Tingkatkan Kompetensi Kelompok Sadar Wisata di Kalsel Doc: ANTARA/HO-MC Kalsel
Ket. Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalsel memberikan pelatihan bagi pengelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Kabupaten Kotabaru.

Banjarmasin - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalsel terus meningkatkan kompetensi pengelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) melalui program pelatihan pengembangan sadar wisata dan potensi masyarakat destinasi pariwisata.

Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia bagi para teman teman Pokdarwis dalam melakukan pengelola sektor pariwisata.

"Teman teman Pokdarwis harus dibekali pelatihan karena ini faktor penting dalam menunjang kemajuan sektor pariwisata di Banua," ucap Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kalsel Mugeni di Banjarmasin, Kamis.

Mugeni mengatakan, pelatihan kali ini menyasar sejumlah perwakilan Pokdarwis dari Kabupaten Kotabaru dengan materi tentang SOP mitigasi bencana di objek wisata.

Selain Itu, ada juga materi terkait pengelolaan dana desa untuk mengembangkan objek wisata, dan juga penyampaianstory telling.

Bukan itu saja, Dispar Kalsel juga menginginkan agar materi pelatihan yang didapat bisa diimplementasikan di setiap objek wisata oleh Pokdarwis di Kabupaten Kotabaru.

"Materi dari pelatihan ini diharapkan memberikan efek jangka panjang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, pendapatan, dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar destinasi wisata," kata Mugeni.

Sementara itu Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata Musrefinah Lediya menambahkan Pokdarwis yang ada di kabupaten/kota di Kalsel ini bisa bekerja sama dengan BUMDes dalam pengembangan objek wisata yang dikelola.

"Di struktur organisasi, Pokdarwis bagian dari BUMDes, untuk itu kami ingin menginformasikan tugas mereka dalam BUMDes tersebut seperti apa," tuturnya.

Ke depan, Musrefinah Lediya berharap pemerintah desa maupun BUMDes di 13 kabupaten/kota bisa lebih melek lagi terhadap potensi pariwisata di daerahnya masing masing agar lebih diminati para wisatawan.

"Melalui kerja sama yang baik maka pendapatan dari objek wisata yang dikelola Pokdarwis bisa menjadi tambahan pendapatan untuk desa mereka sendiri," ucapnya.

Pelatihan ini yang diberikan ini merupakan yang ke tujuh kalinya, sebelumnya Dispar Kalsel juga melaksanakan pelatihan serupa untuk Pokdarwis kabupaten/kota lainnya seperti, Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, dan Hulu Sungai Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.