Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otoritas Federal AS Ingatkan Potensi Kekerasan Pascainsiden Trump

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otoritas Federal AS Ingatkan Potensi Kekerasan Pascainsiden Trump Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Joe Biden (kiri) dan Donald Trump (kanan).

Ankara - Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) dan Biro Investigasi Federal (FBI) mengeluarkan buletin yang memperingatkan lembaga penegak hukum di seluruh negeri tentang kemungkinan serangan "lanjutan atau pembalasan" setelah insiden percobaan pembunuhan mantan Presiden AS Donald Trump.

Buletin gabungan yang dikeluarkan pada Senin malam oleh DHS dan FBI itu mendesak kewaspadaan dalam acara-acara mendatang terkait pemilu, karena kekhawatiran terhadap serangan "lanjutan atau pembalasan," menurut ABC News.

Peringatan tersebut, yang dikeluarkan saat Konvensi Nasional Partai Republik dimulai di Milwaukee, mendesak masyarakat untuk waspada dan melaporkan setiap perilaku yang mencurigakan.

Buletin tersebut menyatakan kekhawatiran atas potensi kekerasan di acara-acara mendatang yang terkait dengan pemilu presiden 2024, mengutip potensi ancaman dari anggota komunitas daring.

"FBI dan DHS tetap khawatir... terutama mengingat bahwa sejumlah individu di beberapa komunitas daring telah mengancam, mendorong, atau mereferensikan tindakan kekerasan sebagai respons terhadap percobaan pembunuhan tersebut," kata buletin itu.

Peringatan tersebut muncul beberapa hari setelah Trump, yang tengah mencalonkan diri kembali, lolos dari upaya pembunuhan yang terjadi dalam kampanye di Pennsylvania pada Sabtu.

Dia menghadiri konvensi pada Senin dengan cedera di bagian telinga kanannya.

Pelaku penembakan, Thomas Matthew Crooks, yang berusia 20 tahun, ditembak hingga tewas oleh Dinas Rahasia di lokasi kejadian. Trump tampak berdarah tetapi selamat dari serangan itu.

Otoritas federal masih menyelidiki motif penembakan tersebut, sembari mencatat bahwa "gaung dari topik-topik yang memecah belah dalam wacana publik" mungkin memicu ancaman baru.

Buletin tersebut memperingatkan bahwa pelaku tunggal atau beberapa kelompok kecil mungkin terus menargetkan rapat umum politik dan acara-acara kampanye.

Buletin tersebut juga mengakui kesulitan dalam menyeleksi ancaman semacam itu, mengingat "tingkat radikalisasi dan mobilisasi individu untuk melakukan tindak kekerasan sangat personal."

Sebelum insiden tersebut, otoritas federal telah mengamati serangan dan rencana bermotif politik yang menargetkan pejabat pemerintah dan kandidat, di samping taktik yang mengganggu seperti ancaman bom palsu dan surat berisi bubuk putih yang dikirim ke kantor pemilihan.

Selama setahun terakhir, amplop berisi bubuk putih yang tidak berbahaya dikirim ke beberapa anggota parlemen dari Partai Republik di Kansas, Tennessee, dan Montana.

Insiden tersebut menyoroti ancaman terus menerus yang dihadapi petugas pemilu dan petugas tempat pemungutan suara, dengan klaim palsu mengenai pemilu 2020 yang masih memicu ketegangan.

Upaya pembunuhan tersebut "memperkuat penilaian kami bahwa sasaran yang terkait pemilu berada dalam ancaman atau jenis insiden mengganggu lainnya yang kian meningkat," kata buletin itu menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.