Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Senator AS Bob Menendez Terbukti Bersalah dalam Kasus Korupsi

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 16:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Senator AS Bob Menendez Terbukti Bersalah dalam Kasus Korupsi Doc: ANTARA/Xinhua/HO menendez.senate.gov
Ket. Arsip foto - Senator Demokrat AS Bob Menendez.

Washington - Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Bob Menendez, yang dituduh menerima suap ratusan ribu dolar AS termasuk dalam bentuk uang tunai, emas batangan, dan mobil mewah merek Mercedes-Benz, dinyatakan bersalah atas semua dakwaan dalam persidangan korupsi federal.

Jaksa federal di New York pada Selasa (16/7) menuduh senator New Jersey tersebut, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Komite Hubungan Luar Negeri AS yang berpengaruh, menerima suap sebagai imbalan untuk membantu pemerintah asing.

Setelah lebih dari 12 jam berunding selama tiga hari, juri akhirnya menjatuhkan hukuman terhadap Menendez atas 16 dakwaan federal termasuk penyuapan, penipuan, bertindak sebagai agen asing, dan menghalangi penyelidikan.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) menemukan emas batangan dan uang tunai senilai lebih dari 400.000 dolar AS yang disembunyikan di berbagai tempat seperti jaket dan sepatu di kediaman Menendez.

Jaksa menuduh bahwa sebagai imbalan atas suap tersebut, Menendez membantu mengamankan bantuan senilai jutaan dolar AS untuk Mesir.

Dua pengusaha menghadapi persidangan karena diduga meminta bantuan senator itu secara ilegal untuk menguntungkan pemerintah Mesir dan mendapatkan jutaan dolar dari dana investasi Qatar. Sementara itu, pengusaha ketiga telah mengaku bersalah.

"Ini bukan politik biasa. Ini politik untuk mendapatkan keuntungan," ujar Jaksa AS Damian Williams, yang kantornya melakukan penuntutan terhadap kasus tersebut, dalam sebuah pernyataan, seraya menyebutkan adanya "tingkat korupsi yang mengejutkan."

Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer, anggota Partai Demokrat tertinggi di majelis tinggi AS, segera meminta Menendez untuk mengundurkan diri dari Senat setelah putusan vonis tersebut.

"Dengan adanya vonis bersalah ini, Senator Menendez sekarang harus melakukan apa yang benar bagi konstituennya, Senat, dan negara kita, dan mengundurkan diri," ujar Schumer dalam sebuah pernyataan.

Pada September 2023, Menendez dengan sukarela memutuskan untuk mundur dari posisinya sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat setelah jaksa penuntut mengungkapkan dakwaan yang dituduhkan kepadanya.

Dakwaan terhadap Menendez muncul sebagai salah satu skandal yang menumpuk di Kongres. Pada Desember 2023, Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih untuk mengeluarkan anggota Partai Republik dari New York, George Santos, dari Kongres atas kebohongan, skandal, dan dugaan kejahatan terkait keuangan kampanye.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.