Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Penyebabnya, Jepang Hadapi Kelangkaan Bahan Bakar Jet

📅 Rabu, 17 Jul 2024, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Penyebabnya, Jepang Hadapi Kelangkaan Bahan Bakar Jet Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Pengisian bahan bakar avtur ke pesawat.

Istanbul - Di tengahboomingpariwisata, Jepang menghadapi kelangkaan bahan bakar jet, karena menurunnya jumlah kilang minyak di negara tersebut, sehingga tidak dapat menyediakan bahan bakar yang cukup untuk memungkinkan semua pesawat melakukan perjalanan pulang pergi.

Menteri Transportasi Jepang Saito Tetsuo pada konferensi pers baru-baru ini mengatakan masalah ini disebabkan oleh berbagai hal. Masalah utamanya adalah berkurangnya jumlah kilang minyak Jepang secara signifikan, yang mengolah minyak mentah impor menjadi bahan bakar penerbangan.

Saito juga mencatat bahwa kekurangan tenaga kerja di industri angkutan truk dan pelayaran telah memperburuk keadaan ini.

Jumlah kilang di Jepang mencapai puncaknya pada angka 49 di 1983. Karena menurunnya permintaan minyak dan upaya pemerintah baru-baru ini untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, jumlah tersebut kini turun menjadi 20.

Pengurangan ini berarti tidak hanya ketersediaan bahan bakar yang lebih sedikit, namun bahan bakar yang dihasilkan juga harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mencapai tujuannya, pertama dengan kapal ke pelabuhan terdekat, dan kemudian dengan truk.

Otoritas Bandara Narita di Tokyo, gerbang utama kedatangan internasional Jepang, mengatakan bahwa pada akhir Juni enam maskapai telah menunda rencana untuk menambah 57 penerbangan ke jadwal mingguan, menurut NHK News pada Rabu.

Bandara regional juga mengalami hal serupa. Setiap musim dingin, Bandara New Chitose dekat Sapporo di Prefektur Hokkaido menarik banyak pemain ski dan pemain seluncur salju untuk bermain di dataran tinggi yang terkenal di Jepang bagian utara itu.

Namun, tahun ini, Qantas Airways dan Singapore Airlines telah membatalkan penerbangan musiman mereka ke bandara tersebut, dengan alasan ketidakmampuan menyediakan bahan bakar yang cukup untuk perjalanan pulang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.