Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih Bantu 1.459 Warga Terdampak Kekeringan

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 16:59 WIB | Oleh:
BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih Bantu 1.459 Warga Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA/HO-BPBD Banyumas
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Banyumas saat menyalurkan bantuan air bersih untuk warga di Desa Kediri Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, Senin (15/7).

PURWOKERTO - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Budi Nugroho mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada sebanyak 389 keluarga, yang terdiri atas 1.459 jiwa di Banyumas yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan pada musim kemarau.

"Warga yang mengalami krisis air bersih ini tersebar di tiga desa, yakni Desa Kamulyan, Kecamatan Tambak, Desa RandeganKecamatan Wangon, dan Desa Kediri Kecamatan Karanglewas," kata Budi di PurwokertoKabupaten Banyumas, Selasa.

Terkait dengan hal itu, katanya, pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu warga di desa-desa yang mengalami kekeringan tersebut, salah satunya Desa Kediri sebanyak satu tangki berkapasitas 5.000 liter pada hari Senin (15/7).

Menurut dia, penyaluran bantuan air bersih dilakukan karena di Desa Kediri terdapat 70 keluarga yang terdiri atas 300 jiwa yang mengalami krisis air bersih.

Selain untuk warga, kata Budi, pihaknya juga menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan RSUD Banyumas.

"Kami siap menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat berapapun kebutuhannya asalkan ada surat permohonan dari pemerintah desa setempat," katanya.

Kendati demikian, dia mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan bantuan air bersih tersebut.

Ia mengharapkan krisis air bersih pada musim kemarau tahun 2024 di Banyumas tidak meluas dengan adanya bantuan pembangunan sumur dari berbagai pihak di sejumlah desa rawan kekeringan.

Dia mengatakan lebih lanjut, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau di Banyumas, termasuk antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabupaten Banyumas terdapat sejumlah lokasi rawan terjadinya karhutla, antara lain Kecamatan Rawalo, Kebasen, dan Purwojati.

"Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tidak meninggalkan api atau membuang puntung rokok sembarangan saat di hutan, maupun tidak melakukan hal-hal yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran," kata Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.