Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Hulu Sungai Tengah Diajarkan Cara Memproduksi Poligon Padi

📅 Senin, 15 Jul 2024, 23:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Hulu Sungai Tengah Diajarkan Cara Memproduksi Poligon Padi Doc: ANTARA/HO-Distan HST
Ket. Dinas Pertanian (Distan) HST memberikan pelatihan pembuatan poligon padi bagi kelompok tani pada program optimalisasi lahan dan pompanisasi di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

Hulu Sungai Tengah - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan pelatihan pembuatan poligon padi kepada kelompok tani sebagai pelaksanaan program optimalisasi lahan (opla) dan pompanisasi di lahan rawa seluas 1.850 hektare.

"Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan jatah bantuan opla 1.850 hektare di lahan rawa untuk mengantisipasi perubahan iklim. Sehingga kami memberikan pembinaan kepada kelompok tani yang berkaitan dengan pelaksanaan program opla ini," kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) HST Budi Satrya Tanjung di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Senin.

Dia menyebutkan pelatihan pembuatan poligon padi lahan rawa ini secara terbatas karena tergantung sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk memberikan pelatihan.

"Tidak semua paham teknologi ini, ada beberapa petani yang kurang paham karena menggunakan aplikasi. Apalagi SDM di Distan HST juga terbatas dalammemberikan pelatihan," ujarnya.

Budi menjelaskan teknis pelatihan dengan mengaplikasikan metode digital, lahan rawa akan dipetakan menggunakan aplikasi yang tersedia, teknik ini berkaitan dengan pengaturan jarak lubang masing-masing poligon, kemudian penentuan luas dalam satu area lahan rawa, hingga terbentuk titik koordinat di lahan yang menyerupai sebuah peta.

Dia mengungkapkan dari total 1.850 hektare lahan opla itu, terdapat 400 hektare yang sudah ditanam. Oleh karena itu, pihaknya akan menggencarkan pelatihan ini agar pemetaan pembuatan poligon pada lahan rawa dapat segera selesai sehingga kementerian segera mendistribusikan bantuan opla.

Karena jika pemetaan digital lahan rawa belum selesai, kata dia, kementerian tidak bisa mendistribusikan seluruh bantuan dari total 1.850 hektare jatah Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada 2024, mulai dari bantuan benih padi, dan pompa yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

"Harapan saya, semua kelompok tani bisa segera melampirkan pemetaan lahan, kalau lambat nanti bantuan jadi lama disalurkan," ujar Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.