Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Palangka Raya Lakukan Antisipasi Bencana Musim Kemarau

📅 Senin, 15 Jul 2024, 16:28 WIB | Oleh:
BPBD Palangka Raya Lakukan Antisipasi Bencana Musim Kemarau Doc: ANTARA/HO-BPBD Palangka Raya
Ket. Lahan di Kota Palangka Raya terbakar dan sudah dipadamkan oleh personel BPBD setempat dan relawan yang ada di kota setempat, Senin (15/7).

PALANGKA RAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk pencegahan bencana, khususnya saat musim kemarau, yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka RayaHeri Fauzi di Palangka Raya, Senin, mengatakan upaya pencegahan karhutlauntuk sementara ini dengan gencar sosialisasi kepada masyarakat.

"Dengan cara langsung turun ke pemukiman warga, melalui media sosial baik itu elektronik maupun media cetak serta ke sekolah-sekolah memberikan materi mitigasi bencana," kata dia.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Agustus 2024 terjadi kemarau. Oleh karena itu, berbagai upayadilaksanakan oleh BPBD setempat, untuk mencegah bencana saat kemarau.

Bahkan, para personel seperti BPBD, relawan pemadam kebakaran (damkar), dan peralatan damkarsudah disiagakan dengan tujuan bisa beroperasi secara cepat apabila terjadi karhutla.

"Sebelumnya ada apel gabungan dan jambore siaga relawan sudah memetakan mana saja daerah yang rawan karhutla, bahkan mereka siap bahu-membahu melakukan penanganan terkait kebencanaan, baik itu karhutla maupun bencana lainnya," katanya.

Heri Fauzi menyebut lima kelurahan di Kota Palangka Raya bergabung dengan posko tim provinsi setempat untuk menjaga wilayahagar aman darikarhutla.

Sebanyak lima kelurahan tersebut yakni Kameloh Baru, Sabaru, Kalampangan, Sei Gohong, dan Tahai. Mereka bergerak juga di bawah komando provinsi.

"Mereka aktif melaksanakan aksi pencegahan karhutla, baik itu patroli di wilayahnya tersebut sejak 11 Juli 2024 hingga 90 hari ke depan. Bahkan setiap kali melaksanakan patroli mereka wajib melaporkan kegiatan tersebut setiap harinya," ujarnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, dalam beberapa hari ini ada beberapa karhutla, namun segera dapat dipadamkan dan tidak parah atau luas skalanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.