Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sengketa Wilayah, Korsel Desak Jepang Mencabut Klaimnya Atas Pulau Dokdo

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sengketa Wilayah, Korsel Desak Jepang Mencabut Klaimnya Atas Pulau Dokdo Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Pemandangan kota Seoul dari "Sky Deck" di lantai 118 Lotte World Tower, Seoul, Korea Selatan.

Seoul - Korea Selatan memprotes keras setelah Jepang menegaskan kembali klaim teritorialnya atas Pulau Dokdo di Laut Timur dan mendesak Tokyo untuk mencabut klaim yang tidak dapat dibenarkan itu.

"Kami memprotes keras klaim Jepang yang tidak adil terhadap Dokdo, yang secara historis, geografis, dan hukum internasional jelas merupakan wilayah kami, dan kami mendesak Jepang untuk segera mencabut pernyataan tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korsel Lim Soo-suk, Jumat.

Protes itu disampaikan ketika pada hari yang sama pemerintah Jepang mengadopsi laporan resmi pertahanan 2024, yang menegaskan kembali argumen bahwa "Takeshima"--nama Jepang untuk Dokdo--adalah bagian dari wilayahnya.

Dalam laporan juga disebutkan soal masalah klaim teritorial atas pulau itu "masih belum terselesaikan".

Dokdo telah lama menjadi sumber ketegangan yang berulang antara kedua negara tetangga itu, karena Tokyo terus mengajukan klaim kedaulatan dalam makalah kebijakannya, pernyataan publik, dan buku pelajaran sekolah.

Menurut Lim, Korsel akan mengambil tindakan tegas terhadap tindakan apa pun yang dilakukan Jepang terkait Dokdo dan klaim Tokyo atas pulau-pulau kecil itu tidak banyak mengubah fakta bahwa pulau itu milik Seoul.

Lim mengatakan bahwa Jepang juga harus menyadari bahwa klaimnya terhadap Dokdo tidak membantu upaya untuk memajukan hubungan bilateral dengan cara yang berorientasi ke masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.