Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPPW Kalimantan Timur Uji Coba Kering Pengolahan Air Intake Sepaku

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPPW Kalimantan Timur Uji Coba Kering Pengolahan Air Intake Sepaku Doc: ANTARA/HO-akun You Tube BPPW Kaltim
Ket. Tangkapan layar - Uji coba kering Intake Sepaku dilakukan BPPW Kaltim bersama Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN langkah awal untuk distribusikan air bersih ke Kota Nusantara .

PENAJAM PASER UTARA -Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) melakukan uji coba kering pengolahan air Intake Sepaku, guna mengalirkan air bersih menuju kawasan Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia.Seperti dipantau dari akun You Tube resmi BPPW Kaltim di Penajam, Sabtu (13/7), uji coba kering Intake Sepaku yang dilakukan pada Rabu (10/7) mulai sekitar pukul 22.00 WITA, adalah uji coba (commissioning test) tahap satu berupa pengetesan terhadap mekanikal dan elektrikal."Uji coba kering dilakukan pengetesan pada motor pompa distribusi dengan indikator pengecekan frekuensi dan kecepatan putaran motor pompa," jelas Kepala BPPW Kalimantan Timur Rozali Indra Saputra.Uji coba kering yang dilakukan didampingi pihak kontraktor, vendor dan pengawas itu berhasil dengan baik, lanjut dia,.mekanikal dan elektrikal Intake Sepaku berfungsi sebagaimana mestinya.Pengetesan terhadap instansi pengolahan air (IPA) Intake Sepaku bakal berlanjut, menurut dia lagi, setelah uji coba kering dilanjutkan dengan uji coba basah yang bertujuan untuk uji alir pada pompa distribusi.Kemudian berlanjut pengujian keandalan unit pengolahan pada sistem IPA Intake Sepaku dengan kapasitas 150 liter per detik, menuju unit penampung air hasil olahan (clear well) kapasitas 2.000 meter kubik (m3).Berikutnya, pengujian lengkap pada sistem penyediaan air minum (SPAM) Sepaku, dan air minum hasil pengolahan dari IPA Sepaku dialirkan melalui pipa transmisi air minum menuju tempat penampungan air (reservoir) induk kapasitas 2x6.000 m3.

"Jadi pengujian akan dilanjutkan dengan uji coba basah, serta pengetesan tahap dua dan tiga, setelah uji coba kering," ujarnya.

Diharapkan pada pertengahan Juli 2024 rangkaian uji coba Intake Sepaku sudah rampung dan air bersih siap minum dapat dialirkan menuju kawasan Kota Nusantara."Ditargetkan air bersih di Kota Nusantara bisa terdistribusi pada pekan kedua Juli 2024," katanya.Saat pelaksanaan upacara Kemerdekaan ke-79 Republik pada 17 Agustus 2024 di Kota Nusantara, optimistis dan dipastikan air bersih sudah mengalir di ibu kota negara baru Indonesia itu, demikian Rozali Indra Saputra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.