Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MRT Fokus Bangun Infrastruktur Jakarta

25 Jumat, 12 Jul 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
MRT Fokus Bangun Infrastruktur Jakarta MRT Fokus Bangun Infrastruktur Jakarta Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Sejumlah pekerja saat memantau Bor terowongan (tunnel boring machine) pembangunan jalur MRT Jakarta fase 2A CP 203 di terowongan bawah tanah Stasiun Kota, Jakarta, Kamis (11/7/2024).

Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) fokus untuk membangun infrastruktur di DKI Jakarta karena merupakan tugas utama.

"Kalau untuk ke arah Tangsel(Tangerang Selatan), Banten, Cikarang itu adalah interkoneksi yang harus dilakukan," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, perusahaan daerah milik Pemprov DKI Jakarta itu masih fokus membangun infrastruktur transportasi publik tersebut di Ibu Kota Jakarta karena memang menjadi tugas utama.

"Fokus kami memang untuk membangun infrastruktur di Ibu Kota Jakarta," katanya.

Ia menjelaskan bahwa koneksi antar daerah penyangga Jakarta, merupakan kebutuhan yang mendasar, akan tetapi untuk keputusan apakah MRT akan bisa menyambung ke daerah lain menunggu keputusan bersama.

Tuhiyat mengatakan, perusahaan tersebut kapa pun siap melaksanakan tugas dari pemerintah dalam mengoperasikan moda transportasi publik tersebut.

"Ini sangat tergantung pada Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Kota yang bersangkutan dan juga dukungan dari pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dahulu memang sempat ada pembicaraan terkait perpanjangan MRT hingga ke Tangerang Selatan, akan tetapi masih dalam sebatas pembicaraan saja.

Karena kata Tuhiyat, pembangunan infrastruktur transportasi publik tersebut sangat tergantung pada kondisi keuangan masing-masing daerah atau provinsi.

"Dahulu sempat ada (pembicaraan menyambungkan MRT dari Lebak Bulus ke Tangsel) pada saat dengan Wali Kota. Tapi karena permasalahan keuangan juga, semua ini intinya ada di keuangan," katanya.

Saat ini, perusahaan daerah itu sedang menggarap proyek pembangunan MRT Fase 2A Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Kota dengan panjang 5,6 kilometer yang telah mencapai 37,55 persen, dengan paket pengerjaan tertinggi pada paket kontrak (contract package) CP 201 di angka 78,5 persen.

Pada pembangunan MRT Fase 2A terdapat tiga tiga CP yaitu CP 201, 202, dan 203, dari ketiga CP tersebut pembangunan yang tertinggi telah mencapai 78,5 persen yaitu pada CP 201 antara Bundaran HI ke Monas.

Paket CP 202 dari Harmoni ke Mangga Besar di angka 32,2 persen, dan pada CP 203 sudah berada di angka 57,89 persen. Pada Fase 2A total anggaran yang dikeluarkan kurang lebih Rp22,5 triliun melalui dana pinjaman kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.