Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buku Museum Bahari Diluncurkan

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buku Museum Bahari Diluncurkan Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Ket. UPT Museum Kebaharian Jakarta meluncurkan buku berjudul Westzijdsche Pakhuizen Batavia 1652-1977 : Dari Gudang Barat hingga Museum Bahari tentang sejarah bangunan dan arsitektur Museum Bahari yang dibangun sejak awal abad ke-18 di Jakarta, Kamis.

JAKARTA - Guna membantu masyarakat mengenal sejarah dan seluk beluk, maka diluncurkanlah buku Museum Bahari, Kamis, di Jakarta. Buku berisi tentang sejarah bangunan dan arsitektur museum untuk memberikan informasi secara lebih lengkap ke publik.

Buku diberi judul Westzijdsche Pakhuizen Batavia 1652-1977: Dari Gudang Barat hingga Museum Bahari. Kepala Unit Pelaksana Teknis Museum Kebaharian, Mis'ari, menjelaskan, buku sebagai kolaborasi dengan Pusat Dokumentasi Arsitektur yang secara khusus menjelaskan sejarah bangunan. Informasinya dari sejak dibangun awal abad 18. Meseum, dulunya Gudang rempah VOC hingga menjadi sebuah museum seperti sekarang.

Mis'ari mengakui, penyusunan buku sudah direncanakan sejak tahun lalu menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Buku diluncurkan tepat saat perayaan HUT ke-479 Jakarta dan HUT ke-47 Museum Kebaharian Jakarta.

"Ini momentum untuk menelusuri dan memberikan informasi kepada publik terkait sejarah bangunan secara rinci dengan narasi lengkap," tandasnya. Menurutnya, dulu menerbitkan buku berupa profil museum. Isinya sedikit menceritakan sejarah museum dan fokus pada program yang dilakukan untuk publik.

"Melalui buku ini kami mengupas sejarah bangunan berdiri, berkembang dan arsitektur yang digunakan. Untuk data tim penulis mengumpulkan data yang komprehensif dari dalam dan luar negeri," ujarnya.

Buku mungkin saja baru tahap awal yang ditulis dengan bahasa Indonesia. Ke depan akan dibuat versi Inggris dan Belanda sehingga informasinya menyebar tak hanya di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.