Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transisi Pemerintahan Damai Ciptakan Stabilitas Politik

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 01:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transisi Pemerintahan Damai Ciptakan Stabilitas Politik Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Tantangan pembangunan -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin (kanan) memberikan kuliah umum kepada peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 66 dan PPRA 67 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/7). Wapres dalam kuliah umum tersebut paparkan strategi hadapi tantangan dalam pembangunan seperti ancaman geopolitik global, perubahan iklim, ancaman ketahanan pangan dan energi, hingga pemerataan pembangunan.

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan proses transisi pemerintahan yang damai dan inklusif dapat menciptakan stabilitas politik dan mendukung keberhasilan program pemerintah.

"Transisi yang damai dan inklusif adalah esensi dari konsolidasi demokrasi yang dapat menciptakan stabilitas politik dan mendukung keberhasilan program pemerintah," ucap Wapres di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (10/7).

Wapres mengatakan penyelenggaraan Pemilu 2024 telah berlangsung dengan aman dan tertib. Oleh karena itu, kata dia, keberhasilan penyelenggaraan Pemilu 2024 haruslah menjadi modal utama memperkuat demokrasi.

"Tugas selanjutnya adalah merangkul semua pihak untuk tetap bersatu membangun bangsa Indonesia dan memastikan proses transisi pemerintahan berlangsung damai dan inklusif," ucap Wapres.

Wapres juga menyatakan pada sisa masa pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, pemerintah akan terus memastikan bahwa program pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi terus dilanjutkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan pentingnya memastikan transisi pemerintahan yang mulus ke depan, guna menjaga stabilitas politik nasional, dan menciptakan citra yang baik di dunia internasional.

Hal itu disampaikan Presiden dalam sambutan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna terkait Perekonomian Terkini di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/6).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.