Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pagi Ini, Gunung Ibu Erupsi dengan Amplitudo 10 Mm Selama 1 Menit

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pagi Ini, Gunung Ibu Erupsi dengan Amplitudo 10 Mm Selama 1 Menit Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, erupsi dan menghembuskan abu lebih kurang 400 meter dari kawah aktif dengan amplitudo maksimum 10 milimeter (mm), Kamis (11/7/2024) pagi.

JAKARTA - Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, mengalami erupsi dengan amplitudo (getaran) maksimum 10 milimeter (mm) yang berlangsung selama lebih kurang 1 menit 14 detik pada Kamis (11/7) pagi ini.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10 mm pada pukul 06.55 WIT," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam keterangan di Jakarta, Kamis (11/7).

Dia menjelaskan bahwa pada erupsi tersebut Gunung Ibu menghembuskan abu lebih kurang 400 meter ke udara dari kawah aktif atau 1.725 meter di atas permukaan laut.

Petugas posko pemantau Gunung Ibu di Desa Tokuoko mengamati kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara dan timur laut.

Aktivitas vulkanik Gunung Ibu masih berada pada status level III atau Siaga.

Untuk itu, PVMBG tetap mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu maupun wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Begitupun jika terjadi hujan abu, masyarakat dan wisatawan diharapkan selalu memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya gangguan sistem pernafasan, dan mematuhi panduan dari pemerintah daerah setempat.

Gunung Ibu merupakan gunung api berketinggian 1.340 meter di atas permukaan laut. Secara administratif gunung tersebut masuk ke dalam wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Desa Sangaji Nyeku, Goin, Tokuoko, dan Duono di Kecamatan Tabaru, Halmahera Barat merupakan sejumlah pemukiman penduduk yang terdekat dari arah bukaan kawah Gunung Ibu.

Masyarakat di desa-desa tersebut sempat dievakuasi ke tempat pengungsian yang cukup jauh di luar desa saat Gunung Ibu berstatus Awas pada dasarian kedua bulan Mei 2024. Namun, beberapa hari lalu mereka sudah diantarkan pulang ke rumah masing-masing oleh pemerintah daerah setempat karena status Gunung Ibu turun menjadi Siaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.