Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar dari UI Ini Sebut Kesehatan Jiwa Perlu Pendekatan Holistik

25 Kamis, 11 Jul 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Besar dari UI Ini Sebut Kesehatan Jiwa Perlu Pendekatan Holistik Guru Besar dari UI Ini Sebut Kesehatan Jiwa Perlu Pendekatan Holistik Doc: ANTARA/HO-Dekan Fisip UI
Ket. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (Fisip UI) Prof Dr Semiarto Aji Purwanto (belakang, dua dari kiri) dalam konferensi ilmiah tahunan kesehatan jiwa Indonesia bertema "Saatnya Bicara Kesehatan Jiwa" di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (9/7/2024).

Jakarta - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (Fisip UI) Prof Dr Semiarto Aji Purwanto menyebut bahwa kesehatan jiwa memerlukan pendekatan yang holistik.

"Masalah kesehatan jiwa harus didekati secara holistik, karena bukan semata persoalan kesehatan dari sisi medis belaka, tetapi sangat terkait dengan interaksi sosial sehari-hari dalam masyarakat," kata Semiarto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Semiarto menyampaikan hal tersebut pada konferensi ilmiah tahunan kesehatan jiwa Indonesia bertema "Saatnya Bicara Kesehatan Jiwa" bekerja sama dengan Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa, di Kampus UI pada Selasa (9/7).

Menurutnya, dinamika sosial budaya yang terjadi saat ini yakni kemajuan teknologi dan ekonomi menyebabkan cara hidup berubah. Sistem nilai, norma, dan ekspektasi sosial berubah dengan cepat seringkali menyebabkan individu tidak sempat beradaptasi.

"Saat ini masih banyak gejala gangguan kejiwaan mulai dari waham, kesurupan, dan berbagai gejala skizofrenia (gangguan mental berat yang memengaruhi tingkah laku) ditanggapi berbeda secara kultural. Alih-alih menganggapnya sebagai gangguan, sebagian dari masyarakat justru mengasosiasikannya dengan kemampuan lain," paparnya.

Ia menyoroti masyarakat yang malah menganggap orang dengan gangguan kejiwaan memiliki kemampuan spiritual khusus.

"Malah dimanfaatkan untuk meminta nomor lotre dan judi, atau mengeksploitasi informasi yang muncul dari racauan penderita waham tertentu. Sebagian menormalkannya, sementara yang lain memberikan cap negatif atau stigma pada pelakunya," ucapnya.

Untuk itu, ia menekankan perlunya upaya penanggulangan masalah kesehatan jiwa yang lintas disiplin.

Sementara itu, Dosen dan Ketua Bimbingan Konseling (BK) Mahasiswa Fisip UI Dr Annisah memaparkan tren gangguan kesehatan mental di FISIP UI.

"Hasil skrining kesehatan pada mahasiswa baru FISIP UI angkatan 2023 menunjukkan, mahasiswa yang mengalami depresi, kecemasan, dan stres dengan tingkatan berat dan sangat berat perlu dijadikan perhatian. Tercatat ada 10,9 persen yang memiliki keinginan bunuh diri," katanya.

Ia juga menyampaikan survei yang meliput mahasiswa dari jenjang S1, S2, hingga S3, juga menunjukkan mahasiswa baru dengan tingkat stres sangat berat mencapai 10,5 persen, kecemasan sebanyak 42,3 persen, dan depresi sebanyak 14,3 persen.

Sedangkan 38,8 persen mahasiswa pernah memiliki keinginan bunuh diri, dan 5,9 persen (17 orang) di antaranya dengan intensitas sering sekali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Main Cemerlang, Janice Tjen Juara Japan Open 2026  

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main Cemerlang, Janice Tjen...
Olahraga
Caretaker Arema Tampil Perd...
Rona
Jangan Sembarangan, Ini Wak...
Luar Negeri
Layanan Kereta Kargo Tiongk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.