BPKD Rejang Lebong Targetkan 100 Aset Daerah Miliki Sertifikat

Senin, 08 Jul 2024, 00:08 WIB

Rejang Lebong - Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada tahun 2024 ini menargetkan 100 aset milik daerah setempat memiliki sertifikat.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Rejang Lebong Dodi Isgianto dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan aset daerah yang akan diterbitkan sertifikat tersebut berupa gedung puskesdes, sekolah, dan tanah bawah jalan.

"Pada tahun 2024 ini ada 100 aset daerah yang ditargetkan untuk diterbitkan sertifikatnya, saat ini sudah ada 81 bidang yang dokumennya sudah dalam proses di BPN Rejang Lebong," kata dia.

Dia menjelaskan, sertifikasi aset milik daerah ini penting dilakukan untuk tertib administrasi dan tercatat sebagai aset milik Pemkab Rejang Lebong dengan bukti hak berupa sertifikat.

"Selain itu adanya alat bukti hak berupa sertifikat tanah ini akan memberikan pengamanan terhadap aset daerah, agar tidak diklaim oleh pihak lain sebagai milik mereka," katanya pula.

Sejauh ini dari 100 bidang aset yang akan diterbitkan sertifikatnya, kata Dodi, sudah ada 81 bidang yang dalam proses di BPN Rejang Lebong, sedangkan yang lainnya masih dalam persiapan pengajuan.

Menurut dia, dari 81 dokumen aset yang telah disampaikan di BPN Rejang Lebong tersebut, sebanyak 39 bidang sudah selesai tahap verifikasi dan siap diserahkan kembali ke Pemkab Rejang Lebong.

Kemudian 42 bidang masih proses pengukuran bidang dan verifikasi, serta delapan bidang lainnya baru didaftarkan ke BPN pada bulan Juni lalu.

Dalam program sertifikasi aset daerah ini, pihaknya terhitung Januari lalu secara bertahap setiap bulannya mengusulkan 10 bidang aset untuk diterbitkan sertifikatnya di BPN setempat, dengan anggaran yang disiapkan dari APBD Rejang Lebong 2024 sebesar Rp48 juta.

Pada program sertifikasi aset yang diberikan batas waktu paling lambat hingga September 2024 itu, di antaranya 59 bidang berupa tanah bawah jalan, sedangkan sisanya berupa tanah untuk bangunan seperti sekolah, puskesdes, dan lainnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.