Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Baru Inggris Batalkan Rencana Kirim Migran ke Rwanda

📅 Minggu, 07 Jul 2024, 12:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Baru Inggris Batalkan Rencana Kirim Migran ke Rwanda Doc: AP/Claudia Greco
Ket. PM Inggris Keir Starmer menyampaikan pidato setelah pertemuan kabinet pertamanya sebagai Perdana Menteri di London pada Sabtu, 6 Juli 2024.

MOSKOW - Perdana Menteri baru Inggris, Keir Starmer pada Sabtu (6/7) mengonfirmasi rencana untuk membatalkan skema deportasi atau mengirim migran ke Rwanda yang kontroversial dari kebijakan pemerintah Konservatif sebelumnya.

"Skema Rwanda sudah sirna dan terkubur sebelum dimulai. Ini tidak pernah akan menjadi alat pencegah… Saya tidak siap untuk melanjutkan muslihat yang tidak berfungsi sebagai alat pencegah," kata Starmer pada konferensi pers yang ditayangkan oleh Sky News.

Inggris dan Rwanda menandatangani perjanjian migrasi pada tahun 2022, yang menyatakan bahwa orang-orang yang diidentifikasi oleh Pemerintah Inggris sebagai migran tidak berdokumen atau pencari suaka akan dideportasi ke Rwanda untuk diproses, mendapat suaka, dan penempatan kembali.

Skema ini menuai kritik dari organisasi hak asasi manusia, serta sejumlah politisi dan pejabat di Inggris.

Pada akhir Mei, mantan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan bahwa penerbangan ke Rwanda tidak akan lepas landas sebelum berlangsungnya pemilihan umum di negara monarki tersebut.

Partai Buruh, yang dipimpin oleh Keir Starmer, memperoleh mayoritas absolut di DPR Inggris setelah pemilu pada Kamis (4/7).

Partai Buruh memenangijauh di atas 326 kursi yang dibutuhkan untuk mengontrol majelis rendah parlemen yang memiliki 650 kursi.

Hasil pemilu tersebut juga berarti mengakhiri 14 tahun kekuasaan Partai Konservatif di Inggris Raya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.