Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilpres Iran, Kandidat Reformis Pimpin Putaran Kedua Jelang Pemungutan Suara

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 07:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilpres Iran, Kandidat Reformis Pimpin Putaran Kedua Jelang Pemungutan Suara Doc: ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Ket. Sejumlah panitia Pemilu menyiapkan surat suara untuk warga Iran yang melakukan Pemilu Presiden di Gedung Diplomatik Iran, Jakarta, Jumat (28/6/2024).

TEHERAN - Menjelang pemilihan presiden putaran kedua di Iran pada Jumat (4/7), kandidat reformis Masoud Pezeshkian unggul atas lawannya yang konservatif Saeed Jalili, menurut sebuah lembaga jajak pendapat terkemuka di negara itu.

Jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Iranian Students Polling Agency (ISPA), yang berafiliasi dengan Pusat Akademik untuk Pendidikan, Budaya, dan Penelitian (ACECR), menunjukkan bahwa Pezeshkian adalah pilihan favorit untuk memenangkan pemungutan suara putaran kedua.

Pezeshkian, yang merupakan anggota parlemen veteran sekaligus mantan menteri kesehatan, dan Jalili, yang merupakan mantan negosiator nuklir terkemuka sekaligus kepala badan keamanan tertinggi, akan berhadapan dalam pemilihan pada Jumat (4/7) setelah memperoleh jumlah suara terbanyak dalam pemungutan suara pada 28 Juni.

Pezeshkian mengantongi 10,4 juta suara di putaran pertama, sementara Jalili tertinggal di belakangnya dengan 9,4 juta suara di tengah jumlah pemilih terendah - 40 persen - sejak Revolusi Islam 1979.

Dirilis pada Kamis (4/7), jajak pendapat ISPA terbaru itu dilakukan pada 3 Juli, setelah dua debat presiden yang disiarkan di televisi, melalui wawancara langsung dengan sampel sebanyak 3.606 orang di seluruh Iran. Para responden berusia di atas 18 tahun.

Pezeshkian diperkirakan akan memperoleh 49,5 persen suara dalam pemilihan putaran kedua tersebut dibandingkan dengan 43,9 persen suara yang kemungkinan akan diperoleh Jalili. Hampir 4,8 persen pemilih belum menentukan kandidat pilihan mereka, menurut jajak pendapat tersebut, yang dapat memengaruhi hasil akhir.

Jumlah pemilih diperkirakan akan mencapai 45 persen, lebih tinggi dibandingkan pemilihan pada 28 Juni.

Pada pemilu presiden 2021, ketika Ebrahim Raisi terpilih secara telak, jumlah pemilih mencapai 48,8 persen.

Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dalam sambutannya pada Rabu, menyerukan peningkatan partisipasi dalam pemilihan putaran kedua pada Jumat, dengan mengatakan bahwa partisipasi pemilih akan menjadi tulang punggung atau memberikan landasan bagi Republik Iran.

Kedua kandidat, dalam dua debat yang disiarkan di televisi dan kegiatan kampanye mereka di lapangan, menyampaikan seruan yang penuh semangat untuk meningkatkan jumlah pemilih.

Menurut jajak pendapat tersebut, 34 persen orang menonton debat presiden pertama pada Senin (1/7), dan 39,8 persen menyaksikan debat keduanya pada Selasa (2/7). Total 46,5 persen orang menonton sedikitnya salah satu debat di putaran kedua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.