Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Harus Berdampak Turunkan Pengangguran dan Kemiskinan Jabar

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Harus Berdampak Turunkan Pengangguran dan Kemiskinan Jabar Doc: ANTARA/HO Pemprov Jabar
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman dalam Rakor Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis Tahun 2024 di Provinsi Jabar, di Bandung, Kamis (4/7/2024).

Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, investasi harus inklusif, yang mesti berdampak langsung pada masyarakat, terutama untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan.

"Kita ketahui bahwa saat ini Jawa Barat, provinsi dengan investasi tertinggi di Indonesia yang menembus Rp210,6 triliun (realisasi investasi pada 2023). Tentu kita berharap investasi ini terus kita jaga terutama jangan sampai eksklusif, tapi investasi yang inklusif, yang memberikan dampak langsung terhadap penurunan pengangguran, kemiskinan," kata Herman dalam Rakor Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis Tahun 2024 di Provinsi Jabar, Bandung, Kamis.

Herman mengatakan, salah satu langkah strategis Pemprov Jabar untuk mewujudkan hal tersebut, yakni dengan melakukan hilirisasi investasi yang ada di Jawa Barat.

"Salah satu strategi dalam investasi ini adalah melakukan hilirisasi untuk investasi-investasi yang strategis, salah satu di antaranya di sektor migas," ujar Herman.

Herman juga menuturkan, strategi hilirisasi investasi sudah diterapkan sejak jauh-jauh hari oleh pemerintah pusat, dan Pemprov Jabar sendiri akan mengikuti langkah tersebut dan berkomitmen menjadi provinsi terdepan yang melakukan hilirisasi.

"Ujungnya adalah bagaimana rakyat Jawa Barat sejahtera. Karena investasi sejatinya hanya sasaran saja, sasaran utamanya membuat negara kita kuat, membuat Jabar kuat, maju, caang, yang ditandai masyarakatnya sejahtera," tuturnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi/BKPM Imam Soejoedi menjelaskan tentang pentingnya hilirisasi investasi sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat bawah.

???????"Tadi Pak Sekda juga sudah sampaikan pentingnya hilirisasi. Perlu dipegang bahwa tidak hanya investasi yang berkelanjutan tapi investasi yang bisa meng-generate pertumbuhan ekonomi sampai ke tingkat bawah," ucap Imam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.