Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PVMBG Imbau Warga Diminta Hindari 3 Kilometer dari Pusat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 17:56 WIB | Oleh:
PVMBG Imbau Warga Diminta Hindari 3 Kilometer dari Pusat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Lontaran kolom abu erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (4/7).

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih memberlakukan radius tiga kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur, sebagai zona tidak aman yang harus dihindari.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam keterangannya di Jakarta Kamis, mengatakan bahwa masyarakat atau pengunjung dan wisatawan direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius yang telah ditetapkan.

Begitupun secara sektoral zona yang harus dihindari berada pada radius empat kilometer pada arah utara-timur laut dan lima kilometer pada sektor timur laut dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.

Menurutnya, hal demikian dikarenakan tim PVMBG mendapati aktivitas vulkanologi Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih tinggi berada pada status Level III atau siaga.

Terbaru PVMBG mencatat telah terjadi erupsi pada Kamis, pukul 17.07 WITA dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 500 meter di atas puncak, atau 2.084 meter di atas permukaan laut.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api di Desa Pululera, diketahui erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi lebih kurang 9 menit 14 detik.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki juga diharapkan selalu memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

PVMBG akan terus menginformasikan perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki kepada pemerintah daerah sempat, diakses masyarakat kepada petugas Pos Pengamatan di Desa Pululera Wulanggitang, atau melalui media sosial (pvmbg_) untuk rujukan tindakan selanjutnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.