Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terlibat 'Judol,' KJMU Dicabut

📅 Rabu, 03 Jul 2024, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terlibat 'Judol,' KJMU Dicabut Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik DKI Jakarta
Ket. Ilustrasi - Penerima KJMU dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

JAKARTA - Para penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang terlibat judi online (judol) akan dicabut. Demikian juga bila terlibat tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan pindah domisili ke luar negeri.]

Selain itu, menurut Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan Jakarta, Budi Awaluddin, Selasa, bantuan pendidikan tersebut juga gugur bila penerima pindah program studi dan pindah perguruan tinggi. Selanjutnya, tidak mencapai target Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) prodi sosial minimal 3.0 dan IPK prodi eksakta minimal 2,75.

"Instrumen yang dipakai untuk menentukan calon penerima adalah IPK di bawah standar, telah lulus, melewati batas kuliah hingga 10 semester, memiliki aset di atas satu miliar," katanya. Selain itu, memiliki kendaraan roda empat, tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta melalui padanan Disdukcapil.

Adapun persyaratan umum penerima bantuan biaya peningkatan mutu pendidikan melalui KJMU antara lain berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga Jakarta. Lalu terdaftar dalam DTKS dan/atau warga binaan panti sosial Dinas Sosial Provinsi Jakarta.

Lalu, tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pemprov Jakarta melalui program KJMU berkomitmen meningkatkan akses pendidikan dan kesempatan belajar di perguruan tinggi negeri atau swasta. Ini terutama untuk peserta didik yang memiliki potensi akademik, namun tidak mampu secara ekonomi.

Program KJMU terbuka luas bagi masyarakat Jakarta. Dia berharap penerima manfaat kartu dapat menggunakannya dengan baik dan tidak disalahgunakan. "KJMU diberikan Pemprov untuk masa depan anak agar lebih sejahtera," ujar Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.