Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Depok Uji Coba Transportasi Massal

📅 Rabu, 03 Jul 2024, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Depok Uji Coba Transportasi Massal Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Depok
Ket. Wali Kota Depok Mohammad Idris menciba transportasi massal Biskita Trans Depok.

DEPOK - Tak mau kalah dengan daerah lain seperti Jakarta dan Kota Bogor, Kota Depok akhirnya memiliki transportasi massal. Angkutan umum tersebut diberi nama "Biskita Trans Depok" yang sudah mulai uji coba. Selama uji coba masyarakat tidak dikenakan tarif.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Depok, Marbudi Antono, menjelaskan layanan transportasi massal Biskita Trans Depok masih uji coba selama enam bulan dengan tarif nol rupiah. "Uji coba operasional Biskita Trans Depok tidak dikenakan tarif. Jadi nol rupiah," kata Marbudi di Depok, Selasa (2/7).

Marbudi menuturkan, masa uji coba transportasi massal Biskita Trans Depok dilakukan selama enam bulan ke depan. "Uji coba selama enam bulan, sampai akhir tahun tidak dikenakan biaya," kata Marbudi. Menurutnya, uji coba juga dilakukan dengan mengoperasikan Biskita untuk satu koridor jurusan Terminal Margonda-LRT Harjamukti.

"Saat ini ada 15 unit bus. Tapi yang beroperasi hanya 14. Satu disiagakan untuk darurat," kata Marbudi. Sebelumnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek melakukan uji coba layanan transportasi massal Biskita Trans Depok, untuk meningkatkan konektivitas.

Sekretaris BPTJ Kemenhub Dedy Cahyadi mengatakan bahwa uji coba untuk memastikan armada, perangkat IT, halte, rute, pramudi, dan dampak sosial berjalan baik. "Kami akan melaksanakan tes rute untuk armada yang telah siap sebagai langkah awal untuk memberitahukan kepada publik," jelas Dedy.

Model BTS

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek memulai uji coba layanan buy the service (BTS), sebelum diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Uji coba diawali dengan sosialisasi di Kantor Wali Kota Depok untuk memperkenalkan armada Biskita kepada perangkat daerah dalam apel pagi.

Dedy menyampaikan hasil uji coba akan dijadikan bahan evaluasi BPTJ untuk memperbaiki sebelum diluncurkan pengoperasiannya oleh Menteri Perhubungan. "Kami berharap uji coba ini juga dapat dijadikan media untuk sosialisasi kepada masyarakat," jelas Dedy.

Masyarakat diharapkan dapat melihat dan mencoba langsung selama uji coba. "Dengan begitu, mereka dapat melihat secara langsung dan mengenal lebih dekat," ujar Dedy. Sedangkan Wali Kota Depok, Muhammad Idris, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah memberikan subsidi peningkatan layanan angkutan massal.

Menurut Idris, layanan ini akan mengubah paradigma masyarakat Depok menjadi lebih tertib. Mereka harus naik turun di tempat yang telah ditentukan. "Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga pemberian pemerintah pusat ini," harap Idris.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Zamrowi, menyampaikan bahwa dalam jangka waktu dua pekan ke depan segera sosialisasi Biskita bersama-sama dengan BPTJ. Depok adalah kota ketiga setelah Kota Bogor yang telah menerima BTS pada tahun 2021 dan Kota Bekasi pada tahun 2023. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.